Tak Ingin Ada Pencuri Ikan Lagi, Edhy Prabowo Luncurkan 'Silat' Online, Prosesnya Hanya 1 Jam

Kementerian KKP meluncurkan Sistem Informasi Izin Layanan Cepat (Silat) yang mengakomodir pengurusan perizinan tangkap secara online.

Editor: Gajali Fataruba
Kontan.co.id/Lidya Yuniartha
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo di kantor Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Jakarta, Kamis (12/12). 

TRIBUNTERNATE.COM - Kementerian Kelautan dan Perikanan meluncurkan Sistem Informasi Izin Layanan Cepat (Silat).

Sistem ini rupanya dikembangkan untuk mengakomodir pengurusan perizinan tangkap secara online dan hanya 1 jam.

Peluncuran ini di resmikan oleh Menteri KKP Edhy Prabowo di Gedung Mina Bahari III KKP, Gambir Jakarta Pusat, Senin (30/12/2019).

"Ini langkah besar yang intinya adalah menjawab semua permasalahan yang lima tahun lalu saya dengar di komisi IV (DPR RI), dengan harapan setelah launching hal-hal yang menjadi permasalahan atau hambatan, sebagian sudah terjawab," kata Edhy dalam sambutannya.

Politikus Partai Gerindra itu mengatakan, dengan adanya layanan Silat, perusahaan bisa lebih cepat mendapatkan izin tangkap sehingga bisa lebih cepat merencanakan kegiatan perusahaannya.

"Kami harapkan dengan izin ini, pengusaha bisa mengurangi hambatan, waktu dan biaya sehingga semakin mudah merencanakan kegiatan di perusahaan," jelasnya.

Edhy mengatakan, kehadiran Silat tak lepas dari peran semua pihak yang mendukung KKP. Salah satunya yakni dengan Kementerian Perhubungan.

"Ini wujud kerja sama yang tidak sendirian dilakukan oleh KKP,"

Edhy Prabowo Dihadiahi Mutiara saat Berkunjung ke Lombok Timur, Dengar Suara Warga soal Lobster?

Senang Edhy Prabowo Batalkan Rencana Eskpor Benih Lobster, Susi: Bersamaku Dululah Sampai Kau Besar

Selanjutnya ucap Edhy, KKP punya tugas berat yakni mengawasi proses periznan menangkap ikan yang kini semakin cepat.

Edhy akan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk pengawasan implementasi perizinan lebih ketat dan meminimalisir terjadinya penyelewengan dan ketidakpatuhan.

"Kalau kata Presiden , kalau izin bisa di percepat, kenapa harus dihambat. Memang logikanya masuk akal. Maka dari itu, pengawasan harus diperketat. Untuk mengengecek etika, norma dan aturan yang sesuai. Dan kami akan melakukan pengawasan setiap saat," tegas Edhy.

Sebelumnya pengurusan izin tangkap dilakukan selama 14 hari dan harus datang langsung ke KKP, hal ini jelas merepotkan dan dinilainkuran praktis. Untuk registrasi bisa melalui situs http://www.perizinan.kkp.go.id. (Kompas.com/Kiki Safitri)

Edhy Prabowo Pantau Pengusaha Perikanan yang Nakal

Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo meluncurkan Sistem Informasi Izin Layanan Cepat (Silat) Senin (30/12/2019).

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved