Respon Erick Thohir soal Kejagung Tetapkan 5 Tersangka Kasus Jiwasraya: Tindakan Ini Sangat Penting

Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan, penetapan tersangka kasus Jiwasraya merupakan suatu tindakan tegas dan tak pandang bulu kepada siapapun.

Respon Erick Thohir soal Kejagung Tetapkan 5 Tersangka Kasus Jiwasraya: Tindakan Ini Sangat Penting
KOMPAS.COM/ADE MIRANTI
Menteri BUMN Erick Thohir 

TRIBUNTERNATE.COM - Lima tersangka dalam kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya akhirnya ditahan Kejaksaan Agung (Kejagung).

Rupanya, dari lima tersangka tersebut, tiga di antaranya merupakan manajemen lama Jiwasraya pada periode tahun 2008 sampai 2018.

Mereka adalah Direktur Utama Jiwasraya Hendrisman Rahim, Direktur Keuangan Jiwasraya Harry Prasetyo dan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan Jiwasraya Syahmirwan.

Sedangkan dua lainnya adalah petinggi perusahaan swasta, yakni Direktur Utama PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro dan Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk Heru Hidayat. Kelima tersangka itu juga langsung dijebloskan ke dalam rumah tahanan.

Sebagai pemegang saham Jiwasraya, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mulai buka suara terkait penetapan tersangka tersebut.

Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan, penetapan tersangka itu merupakan suatu tindakan tegas dan tak pandang bulu kepada siapapun.

Ini Peran 5 Orang Tersangka di Mega Skandal Investasi Jiwasraya yang Ditahan Kejaksaan Agung

Kisah Mantan Pengikut Keraton Agung Sejagat Purworejo, Iuran Bulanan Rp 15 Ribu & Janjikan Dolar US

“Tindakan ini sangat penting dalam mencapai keadilan sekaligus untuk mengembalikan kepercayaan publik pada korporasi,” kata Erick, Selasa (14/1).

Menurut Erick, kasus di Jiwasraya sudah berlangsung lama. Maka, penetapan tersangka juga menjadi pertanda bagi perusahaan untuk melakukan penataan ulang mulai sekarang sehingga di mana depan bisnis Jiwasraya bisa tumbuh semakin baik.

Selain itu, ia juga mengapresiasi kerja Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) yang telah melakukan investigasi secara mendalam untuk menemukan masalah di Jiwasraya. Hal ini juga didukung kejaksaan yang secara cepat dan responsif menangani kasus ini.

Asal tahu saja, audit BPK menyebutkan perusahaan asuransi pelat merah ini banyak berinvestasi di produk keuangan berisiko tinggi. Investasi berisiko itu untuk mengejar pasokan likuiditas pada awal tahun 2014.

Halaman
123
Editor: Sri Handayani1
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved