Jadi Tersangka Jiwasraya, Heru Hidayat Antisipasi Terjerat Asabri, Akan Kembalikan Kerugian Negara

Belum selesai kasus Asuransi Jiwasraya, kini Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk Heru Hidayat juga tersandung masalah di Asabri.

Jadi Tersangka Jiwasraya, Heru Hidayat Antisipasi Terjerat Asabri, Akan Kembalikan Kerugian Negara
KONTAN/Muradi
ILUSTRASI. Kantor dan pelayanan PT ASABRI (Persero) di Jakarta. 2018/12/19 

TRIBUNTERNATE.COM - Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk terseret, kini Heru Hidayat juga tersandung masalah di Asabri. 

Saat ini Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) tengah melakukan audit investigasi terkait kesalahan pengelolaan dana serta investasi di Asabri.

Hasil audit tersebut nantinya akan ditindaklanjuti ke ranah hukum. Setelah ditetapkan tersangka pada kasus Jiwasraya, Heru telah ambil ancang-ancang agar tindak terjerat masalah serupa di Asabri.

“Tentu penyelesaian yang terbaik adalah penyelesaian melalui pendekatan [pembayaran] kerugian negara. Ini tidak ada artinya kalau semua uang negara tidak kembali,” Kuasa Hukum Heru Hidayat, Soesilo Aribowo di Jakarta, Selasa (28/1).

Ia menilai, kliennya kenal dengan Direktur Utama Asabri Sonny Widjaja. Namun, kedekatan tersebut hanya sebatas dalam urusan bisnis dan di luar itu tidak ada.

Seperti diketahui, Asabri tercatat memiliki saham di Inti Agri Resources Tbk (IIKP) dan Trada Alam Minera Tbk (TRAM) yang berhubungan dengan Heru.

Nahasnya, Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menghentikan perdagangan kedua saham tersebut sejak 23 Januari 2020.

Adapun penghentian saham tersebut berdasarkan perintah dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

BPK menemukan potensi kerugian perusahaan sebesar Rp 16,7 triliun. Dari jumlah tersebut, kerugian investasi di reksadana sekitar Rp 6,7 triliun, sedangkan saham Rp 9,7 triliun.

Akan Buat Sayembara, FUI Berencana Umrahkan Penemu Buronan KPK Harun Masiku

Sosok Calon Istri Sule Diungkapkan Pengacara Rizky Febian: Pokoknya Keibuan, Kata Anak-anak Gitu

Diperkirakan potensi kerugian berpeluang bertambah berdasarkan perkembangan audit.

Halaman
1234
Editor: Sri Handayani1
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved