Breaking News:

Tanggapi Polemik Pemulangan WNI eks ISIS, Adies Kadir Sebut ISIS Lebih Bahaya dari Virus Corona

Wakil Ketua Komisi III DPR Adies Kadir memeringatkan pemerintah hati-hati soal isu pemulangan WNI eks ISIS di Suriah menuai kontroversi.

Editor: Rohmana Kurniandari
Kompas.com/Achmad Faizal
Anggota Komisi III DPR RI Adies Kadir. Terbaru, Adies Kadir pemerintah hati-hati soal isu pemulangan WNI eks ISIS, politisi Golkar itu bahkan menyebut WNI eks ISIS lebih berbahaya dari Virus Corona, Kamis (6/2/2020). 

"Kalau nanti habis deradikalisasi diterjungkan ke masyarakat nanti bisa kambuh lagi, kenapa?," kata Mahfud MD, Rabu (5/2/2020), dikutip dari Tribunnews.com.

"Karena di tengah masyarakat nanti dia diisolasi, dijauhi. Kalau dijauhi nanti dia jadi teroris lagi kan."

Mahfud MD mengatakan pemerintah saat ini sedang mencari formula yang tepat, terkait WNI eks ISIS.

"Kita sedang mencari formula, bagaimana aspek hukum serta aspek konstitusi dari masalah teroris pelintas batas ini terpenuhi semuanya. Kalau ditanya ke Menkoplhukam itu jawabannya," tutur dia.

Mantan Ketua MK itu pun menanggapi soal paspor WNI yang bergabung dengan ISIS.

Menurutnya, paspor itu bisa dicabut, karena para WNI pergi ke luar negeri untuk menjadi teroris.

"Secara hukum paspornya bisa saja dicabut, ketika dia pergi secara ilegal ke sana, itu kan bisa saja," ucap Mahfud MD.

"Kita juga tidak tahu kan mereka punya paspor asli atau tidak."

"Kalau asli pun kalau pergi dengan cara seperti itu, tanpa izin yang jelas dari negara, mungkin paspor nya bisa dicabut," imbuh dia.

Reaksi Jokowi

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved