Jumat, 24 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Hari Pers Nasional

Hari Pers Nasional, Jokowi: Negara Butuh Kehadiran Pers dengan Perspektif Jernih

Hari Pers Nasional yang jatuh pada hari ini diperingati Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

Twitter/jokowi
Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno merespons pembahasan RUU KUHP di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, 20 September 2019. 

2. Konsep perkantoran di ibu kota baru 

Konsep penataan kompleks perkantoran akan dibangun dengan inovasi kelas dunia yang ramah bagi semua orang. 

"Kantor-kantor pemerintah akan jadi smart office, semua kendaraan adalah listrik, ramah pejalan kaki, ramah pesepeda, dan dekat dengan alam," katanya. 

Selain itu, Jokowi juga menjelaskan, pembangunan di wilayah ibu kota juga diharapkan berdampak kepada daerah di sekitar. 

Daerah-daerah yang dekat dengan ibu kota tersebut juga akan dibangun fasilitas-fasilitas pendukung agar mendapat dampak pembangunan. 

Termasuk Kalimantan Selatan yang menggaungkan diri sebagai pintu gerbang ibu kota baru. 

"Fasilitas pendukung juga akan segera dibangun tidak hanya dilokasi ibu kota baru, tetapi juga di daerah-daerah sekitar dan tentu saja termasuk Kalimantan Selatan," jelasnya.

3. Presiden: Pers adalah teman saya sehari-hari

Dalam pidatonya, Presiden Jokowi mengakui tidak bisa lepas dari keberdaan wartawan. 

Dirinya bahkan menyebut kedekatan dengan wartawan tersebut layaknya teman sehari-hari. 

"Karena insan pers adalah teman saya sehari-hari. Kenapa seperti itu? Karena ke manapun saya pergi yang selalu ikut bersama saya adalah para wartawan, menteri kadang-kadang enggak ikut tapi wartawan pasti ikut. Yang mengejar saya sehari-hari, yang menghadang saya doorstop, yang menyebabkan saya kadang-kadang gugup dan gagap karena enggak siap ditanya sesuatu juga insan pers," kata Jokowi. 

Mantan Wali Kota Surakarta tersebut mengatakan, melalui wartawan informasi tentang kinerja pemerintah bisa sampai ke masyarakat. 

"Dan yang membuat berita kegiatan saya, pemerintah untuk sampai kepada masyarakat juga insan pers. Jadi berhadapan dengan insan pers saya itu bukan benci tapi rindu tetapi selalu di hati dan selalu rindu," kata Jokowi seperti dikutip dari setkab.go.id. 

4. Wacana perlindungan untuk industri pers

Menurut Jokowi, pemerintah harus andil dalam menciptakan industri pers yang sehat. 

Sumber: Warta Kota
Halaman 3/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved