Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Kerap Lakukan Misi Kemanusiaan, Pilot Batik Air Sebut 'Misi Corona' yang Berkesan

Pilot Batik Air yang turut dalam evakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) dari China Destyo Usodo rupanya sudah beberapa kali melakukan misi kemanusiaan.

Editor: Sansul Sardi
KOMPAS.com/FIKA NURUL ULYA
pilot Batik Air yang turut dalam evakuasi WNI dari Wuhan karena virus corona, Destyo Usodo saat menceritakan pengalamannya menjalani misi kemanusiaan tersebut di Jakarta, Sabtu (15/2/2020). 

Kendati demikian, pihaknya mesti mematuhi mengingat hal tersebut adalah prosedur dari Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) dan perintah pemerintah.

"Jadi kami tunduk patuh arahan dari pemerintah. Itu juga kan untuk kebaikan kita semua. Kalau kita pulang belum 14 hari ada yang tidak diinginkan kan bumerang juga buat kita semua," terang Destyo.

Sebenarnya, kata Destyo, ikut observasi selama 14 hari telah diarahkan sebelumnya oleh pihak perusahaan.

Namun saat itu belum ada kejelasan kru pesawat bakal ditempatkan di Batam atau ikut ke Natuna.

Namun, dia mengaku bangga bisa ikut misi kemanusiaan ini.

Sebab, 18 kru pesawat adalah keu yang telah dipilih oleh perusahaan. A

rtinya, mereka dipercaya oleh perusahaan.

"Kami komit ini adalah tugas mulia dan kita bekerja tanpa ada pikiran negatif apapun dan positif hingga kembali," ujarnya.

WNI Dikarantina di Natuna: Ibu-ibu Ngumpet Takut Tertular Virus Corona hingga Sekolah Diliburkan

Panglima TNI Sebut WNI yang Dipulangkan dari Wuhan Akan Diisolasi di Natuna

Sembari menunggu waktu observasi selesai, mereka menyibukkan diri melakukan berbagai hal, seperti olahraga sore, senam aerobik, hingga berkomunikasi dengan para TNI AU.

"Intinya banyak kegiatan yang positif. Kita saling menguatkan dan mempererat tali silaturahmi. Hal itu membuat kami gembira dan sukacita sehingga itu menjadi imun agar tidak gampang sakit," terangnya.

Sebagai informasi, WNI yang telah dievakuasi dari Wuhan, China telah kembali ke Jakarta pada Sabtu (15/2/2020).

WNI berserta awak pesawat yang turut serta dalam evakuasi tersebut dipulangkan usai melangsungkan masa observasi di Natuna selama 14 hari.

Sebelum pemulangan, mereka telah menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan terakhir pada Sabtu pagi. Hasilnya, para WNI dan awak pesawat dinyatakan sehat. (Kompas.com/Fika Nurul Ulya)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pilot Batik Air yang Jalankan "Misi Corona" Kerap Lakukan Misi Kemanusiaan" dan "Kru Batik Air Sempat Kaget karena Harus Ikut Masa Observasi 14 Hari di Natuna"

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved