Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Viral

Waspada Psikolog Lakukan Pelecehan Seksual! Ini Tips Memilih Psikolog Resmi dan Punya Izin

Viral Psikolog Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Ini Tips Memilih Psikolog Resmi dan Punya Izin

Editor: Sansul Sardi
Kompas.com
Ilustrasi Pelecehan Seksual 

3. Psikolog lakukan wawancara dan observasi yang membutuhkan waktu

Ketika klien datang ke psikolog, biasanya psikolog akan bertanya dan observasi untuk mengetahui kondisi psikologis pasien. Biasanya wawancara dan observasi dilakukan secara tatap muka dan bertahap. Ada juga aplikasi resmi di ponsel yang bisa digunakan konsultasi kesehatan mental untuk mengetahui kondisi pasien.

4. Psikolog meminta izin pasien jika melakukan terapi

Ketika selesai melakukan wawancara dan observasi selama beberapa kali tatap muka dengan pasien, psikolog menyarankan melakukan terapi.

Namun terapi ini harus melalui izin pasien. Psikolog wajib menjelaskan secara terperinci apa saja terapi yang dilakukan sesuai kondisi pasien.

"Sebagai contoh dengan mengatakan, Mbak, Anda sepertinya seperti ini (menjelaskan apa yang dialami), boleh tidak apabila saya menerapi Anda dengan cara begini, begini, begini," kata Hasta kepada Kompas.com, Minggu (16/2/2020).

Setelah penjelasan dari psikolog untuk melakukan terapi, kemudian pasien diminta melakukan persetujuan hitam di atas putih. Pasien harus memahami dan membaca isi surat tersebut.

Isi surat tersebut biasanya menjelaskan terapi apa saja yang diberikan, berapa lama waktu untuk terapi dan hasil terapi terhadap kondisi pasien.

Selain itu, ketika praktik biasanya psikolog memberi waktu misalnya satu ham untuk mendengarkan apa yang dialami dan dirasakan oleh klien.

"Itu harus dengan sikap-sikap yang berjarak. Saya tidak boleh melakukan intimate communication ya. Intimate itu percakapan dilakukan dengan jarak 30 sentimeter," kata Hasta.

Viral, Pegawai Resto Gunakan Botol Pembersih Buat Ngintip Wanita di Toilet, Ini Tanggapan Psikolog

Sarwendah Tepis Tangan Betrand Peto yang Senggol Dadanya, Psikolog Benarkan Sikap Istri Ruben Onsu

5. Terapi digunakan pada pasien yang memiliki kecenderungan penyakit mental tertentu.

Hasta juga menjelaskan ada beberapa kode etik yang dilakukan seorang psikolog. Psikolog melanggar aturan jika melakukan pelecehan seksual pada kliennya. Selain itu konsultasi dilakukan diruangan praktik.

"Kalau sampai meraba, itu sudah sangat intim dan melanggar," ungkap Hasta.

"Lalu di dalam ruangan, posisi duduknya (antara psikolog dan klien) harus siku dan tidak boleh ada meja, kemudian dengan penerangan yang cukup. Itu ada semua syaratnya," tambahnya,

Terapi psikolog tidak boleh dilakukan sembarangan. Karena tidak semua pasien yang datang ke psikolog diberikan terapi. Terapi digunakan untuk pasien yang menderita penyakit kesehatan mental tertentu.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved