Yenny Wahid Minta Direksi Garuda Tak Gali Lubang Tutup Lubang & Karyawan Tak Dapat Perlakuan Spesial

Yenny Wahid meminta jajaran direksi maskapai itu tak mencari utang baru untuk menutupui utang yang akan jatuh tempo dalam waktu dekat.

Yenny Wahid Minta Direksi Garuda Tak Gali Lubang Tutup Lubang & Karyawan Tak Dapat Perlakuan Spesial
KOMPAS.com/Deti Mega Purnamasari
Yenny Wahid saat menyambangi Kantor Kemenko Polhukam, di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (23/1/2020). 

TRIBUNTERNATE.COM - PT Garuda Indonesia (Persero) saat ini terus mendapat sorotan dari berbagai pihak.

Setelah mendapat Komisaris Independen baru yakni Yenny Wahid, PT Garuda terus harus mulai berbenah diri.

Hal ini dilakukan oleh Yenny Wahid meminta jajaran direksi maskapai itu tak mencari utang baru untuk menutupui utang yang akan jatuh tempo dalam waktu dekat.

Putri mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu meminta agar jajaran direksi maskapai plat merah itu lebih kreatif dalam mencari pendanaan.

“Jadi harus ada sumber pendanaan baru untuk membayar utang, tanpa harus menerbitkan utang baru,” ujar Yenny di Jakarta, Kamis (27/2/2020).

Yenny mencontohkan, upaya yang bisa dilakukan direksi, yakni restrukturisasi utang.

Tak hanya itu, jajaran komisaris juga mendorong direksi agar meningkatkan ancillary revenue.

Dengan adanya pendapatan baru diharapkan bisa menyehatkan keuangan Garuda Indonesia, yang pada akhirnya bisa membayar utang.

Tengah Diusulkan ke Jokowi dan Sri Mulyani, Erick Thohir Mau Bubarkan 5 Anak Usaha Garuda Indonesia

Curhat Adik Kriss Hatta Pamit Tak Lagi Jadi Pramugari Garuda: Tangis Saya Pecah Masih Saja Difitnah

“Tapi intinya bahwa kita mendorong bahwa upaya-upaya korporasi yang perlu dilakukan untuk memastikan kita tidak gagal bayar. Nanti kita lihat, direksi akan melaporkan rencana aksi korporasinya seperti apa, dari situ kita lihat, apakah kita setujui atau tidak,” kata Yenny.

Menanggapi hal itu, Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengaku tengah berupaya merestrukturisasi utang-utangnya.

Halaman
1234
Editor: Sri Handayani1
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved