Viral
Viral Video Driver Ojol Gunakan Masker Anti-Nuklir karena Virus Corona, Ini Pengakuannya
Sebuah video pendek yang menampilkan aksi seorang driver ojol (ojek online) mengenakan masker anti-nuklir.
TRIBUNTERNATE.COM - Sebuah video berdurasi pendek yang memperlihatkan seorang driver ojol (ojek online) mengenakan masker anti-nuklir viral di media sosial.
Pasalnya, penggunaan masker anti-nuklir yang menutupi seluruh wajahnya tersebut diakuinya untuk mencegah virus corona yang telah masuk ke Tanah Air.
Merasa percaya diri saat mengenakannya, driver ojol itu lantas menjelaskan bagaimana pengalamannya mengenakan masker anti-nuklir tersebut.
Sejumlah masyarakat Indonesia memang tengah dilanda kepanikan setelah dua WNI dinyatakan positif virus corona pada Senin (2/3/2020).
Salah satu hal yang diyakini dapat menangkal virus corona pun dilakukan masyarakat, seperti mengenakan masker.
Alhasil, persediaan masker di pasaran pun langsung langka sehingga membuat masyarakat yang tak kebagian harus memutar otak.
Mulai dari membeli masker dengan harga selangit hingga membuat masker sendiri dengan bahan-bahan tertentu.
Namun, beda halnya dengan driver ojol yang diketahui bernama Opie ini.
Alih-alih mengenakan masker yang dianjurkan, Opie justru mengenakan masker tak biasa, yakni masker anti-nuklir saat mengantarkan penumpangnya.
• Sosok Wanita Pemilik Toko Sembako yang Viral Karena Tolak Pembeli yang Mau Borong Dagangannya
• Dampak Panik Virus Corona, Jepang: Tisu Toilet Digembok dan Ribut Masker, Indonesia: Panic Buying?
Aksinya tersebut sempat direkam oleh penumpangnya, lalu diunggah ke media sosial hingga berujung viral.
Adapun penumpang yang merekam aksi Opie mengenakan masker anti-nuklir ialah Agung, yang tak lain merupakan pemilik akun @agung.hb.
Agung membagikan aksi Opie tersebut pertamakali pada Senin (2/3/2020).
Dalam video berdurasi 11 detik itu, terlihat seorang driver ojol sedang menunggu untuk mengantar pelanggan.
Wajahnya tak tampak sama sekali karena tertutupi masker unik yang ia kenakan.
Ia menggunakan masker topeng atau masker anti-nuklir dengan selang panjang menjuntai di bagian depan.