Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Respon Bijak Ayah Bocah 6 Tahun yang Jadi Korban Pembunuhan Siswi SMP, Ini Permintaan Ibu Pelaku

Kartono ayah dari APA (5) bocah yang dibunuh oleh NF (5) tak menyangka nyawa anaknya dihabisi di tangan tetangganya yang masih remaja.

Editor: Sansul Sardi
Tribun Jakarta - Warta Kota
Sosok horor tokoh idola siswi SMP pembunuh bocah 6 tahun. (Tribun Jakarta - Warta Kota) 

Selama ini, pelaku diketahui tinggal bersama ayah kandung dan ibu tirinya.

Rumah pelaku penenggelaman perempuan usia lima tahun, di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Sabtu malam (7/3/2020).
Rumah pelaku penenggelaman perempuan usia lima tahun, di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Sabtu malam (7/3/2020). (TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT)

"Kalau bapak kandungnya saya belum ketemu, ibu kandungnya saya bertemu di polres," tegas Kartono.

Ketika bertemu di Polres, rupanya terdapat permintaan ibu kandung kepada Kartono.

"Yang diungkapkan ibu pelaku itu ya minta maaf," beber Kartono.

Mendengar permintaan itu, Kartono bereaksi dengan bijak.

Ayah korban pembunuhan tersebut menegaskan, telah memaafkan perbuatan pelaku.

Meski demikian, Kartono ingin proses hukum kasus pembunuhan sang putri tetap berjalan.

"Untuk permintaan maaf, kita maafin dari ibu pelaku itu. Tapi kalau masalah pelaku, saya minta tetap ada hukumannya, diproses," imbuh Kartono.

 INI VIDEONYA:

Kronologi Pembunuhan

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Heru Novianto mengatakan, cara yang digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa korban terbilang sadis.

Pelaku pun langsung mengikat korban berinisial APA dan menyembunyikannya di dalam lemari pakaian di kamarnya.

Ini Kata Polisi soal Siswi SMP Ngaku Puas setelah Bunuh Bocah 6 Tahun & Penggemar Tokoh Slender Man

Siswi SMP Tega Bunuh Bocah 6 Tahun, Pelaku Mengaku Tak Menyesal dan Merasa Puas Telah Habisi Korban

"Awalnya mau dibuang, tapi karena sudah menjelang sore akhirnya disimpan di dalam lemari," ujarnya usai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), Jumat (6/3/2020) dikutip dari Tribun Jakarta.

Peristiwa pembunuhan ini sendiri terjadi pada Kamis (6/3/2020) sore sekira pukul 17.00 WIB.

"Besok paginya tersangka ini akan membuang tapi bagaimana caranya dia bingung. Akhirnya dia berangkat ke sekolah pakai seragam," kata Heru.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved