Ini Kata Pakar HRD soal Bolehkah Perusahaan Tahan Ijazah Karyawan?

Pakar Career Development menjelaskan kebijakan perusahaan menahan ijazah memang tidak diatur dalam UU Ketenagakerjaan.

Ini Kata Pakar HRD soal Bolehkah Perusahaan Tahan Ijazah Karyawan?
Pixabay.com
Ilustrasi pekerja kantoran 

TRIBUNTERNATE.COM - Bukan sebuah rahasia lagi jika ada sejumlah perusahaan masih menerapkan kebijakan menahan ijazah pekerjanya. 

Hal ini terkadang dilakukan karena alasan agar karyawan tidak mudah mengajukan resign.

Praktik ini pun bahkan sudah dianggap lumrah bagi para pencari kerja. 

Meski akhirnya diterima bekerja, sebagian orang berpikir lebih baik memilih mundur dari pekerjaan yang dilamarnya ketimbang harus menyerahkan ijazahnya.

Lantas, sebenarnya bolehkah perusahaan menahan ijazah karyawannya?

Pakar Career Development, Audi Lumbantoruan, menjelaskan kebijakan perusahaan menahan ijazah memang tidak diatur dalam UU Ketenagakerjaan.

"Memang tidak ada aturannya di Undang-undang. Tapi kalau legalnya, itu boleh kalau ada agreement antara perusahaan dengan pihak employee (karyawan), di mana itu ada kesepakatan kedua belah pihak," jelas Audi kepada Kompas.com, Rabu (11/3/2020).

Kesepakatan kedua belah pihak terkait penahanan ijazah biasanya dicantumkan dalam PKB (Perjanjian Kerja Bersama) yang ditandatangani sebelum masa kerja.

Bahkan dalam praktiknya, perusahaan menahan ijazah seringkali hanya berdasarkan kesepakatan lisan. 

Kendati demikian, praktik menahan ijazah dinilai kurang baik karena bakal merugikan pekerja, ini karena posisi tawar perusahaan yang lebih tinggi jika karyawan setuju ijazahnya disimpan perusahaan.

Halaman
12
Editor: Sri Handayani1
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved