Breaking News:

Virus Corona

Akui Ingin Buka Data Pasien Positif Corona (COVID-19), Jokowi: Tetapi Kita Juga Berhitung

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memberikan jawabannya terkait informasi pasien positif Corona Virus Corona (COVID-19).

Editor: Sri Handayani1
Kolase TribunStyle
Presiden Jokowi umumkan dua orang di Indonesia positif virus corona. 

Pertimbangan tersebut di antaranya adalah agar tidak menyebar kepanikan di masyarakat, dan menjaga keamanan pasien setelah sembuh dari COVID-19.

"Sebetulnya inginnya kita sampaikan, tetapi kita juga berhitung mengenai kepanikan dan keresahan di masyarakat," kata Jokowi.

"Juga efek nantinya terhadap pasien apabila sembuh."

"Jadi setiap negara, saya kira memiliki policy (kebijakan) yang berbeda-beda."

Jokowi menambahkan, terlepas dari pembagian data pasien positif COVID-19, tim pemerintah selalu bergerak cepat menangani wabah asal Wuhan, Hubei, China itu.

"Tetapi yang jelas, setiap ada cluster baru, pasti tim reaksi cepat kita langsung memagari," pungkasnya.

Istana Bantah Tak Serius Atasi Corona

Lonjakan jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang cukup banyak, menimbulkan tanya dari masyarakat.

Muncul pihak yang menuding pemerintah tak berusaha maksimal dalam menangani COVID-19.

Sejumlah siswa mengenakan masker saat mengikuti pelajaran di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sunter Agung 09, Jakarta Utara, Rabu (4/3/2020). Seluruh siswa SDN Sunter Agung 09 dihimbau mengenakan masker oleh pihak kepala sekolah karena penyebaran virus corona sekaligus mengurangi resiko tertular. Tribunnews/Jeprima
Sejumlah siswa mengenakan masker saat mengikuti pelajaran di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sunter Agung 09, Jakarta Utara, Rabu (4/3/2020). Seluruh siswa SDN Sunter Agung 09 dihimbau mengenakan masker oleh pihak kepala sekolah karena penyebaran virus corona sekaligus mengurangi resiko tertular. Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/JEPRIMA)

Dikutip dari YouTube PRIME TALK metrotvnews, Kamis (12/3/2020), Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Dany Amrul Ichdan membantah bahwa pemerintah tidak serius dalam penanganan COVID-19.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved