Breaking News:

Virus Corona

Viral Surat Terbuka Dokter Tifauzia Tyassuma untuk Jokowi: Lakukan Lockdown Sesegera Mungkin!

Jangan Anda menunggu Jubir menyampaikan jumlah kasus melebihi 1000 baru Bapak umumkan #LOCKDOWN.

Facebook/Tifauzia Tyassuma
Dokter Tifauzia Tyassuma minta Jokowi untuk lockdown Indonesia. 

Apa yang terjadi saat ini di ITALIA adalah, MEREKA SUDAH MEMILIH PASIEN MANA YANG HARUS MEREKA RAWAT, dan membiarkan PASIEN YANG PUNYA HARAPAN HIDUP KECIL untuk meninggal dengan begitu saja. Apakah itu artinya mereka tidak punya hati nurani! Tidak!

Itu adalah PROTOKOL PENANGANAN PASIEN DALAM KEADAAN BENCANA. Siapa yang punya harapan hidup lebih tinggi dia akan diprioritaskan, dan siapa yang punya harapan hidup kecil, akan dibiarkan menjemput ajal.

Tahukah Bapak Presiden
Dan 271 juta Rakyat Indonesia

Dokter di ITALIA dan Jerman dan Perancis dan Inggris mampu menolak pasien, SAMA DENGAN Dokter di Indonesia.

TIDAK SAMA dengan Dokter di Cina.

Kenapa?

Karena kalau sampai Dokter dan Petugas Kesehatan menolak pasien, mereka bisa ditembak! Padahal Pemerintah Cina sudah menggelontorkan dana 20.000 Triliun untuk penanganan COVID 19 ini.

Dokter dan Petugas Kesehatan Rumah Sakit Indonesia saat ini bisa serentak menolak merawat Pasien!

Kenapa?

Karena sejak 5 tahun terakhir dengan penerapan BPJS, mereka ini adalah BURUH KERJA RODI dengan bayaran menyedihkan dan kerja dengan fasilitas terbatas.

Lalu masih ditambah lagi mereka mau BAPAK wajibkan untuk merawat Pasien COVID 19 dengan taruhan nyawa sendiri dan keluarga? NO WAY!

Untuk Bapak ketahui,
Dan 271 juta rakyat Indonesia,
Saat ini, sebagian besar Rumah Sakit di Indonesia menderita bleeding akibat defisit miliaran hingga ratusan miliaran karena BPJS ngemplang bayar.

Untuk menyediakan masker yang layak pakai di Rumah Sakit saja tak ada dana dan kemampuan,  bahkan saat ini Para Dokter dan petugas kesehatan terpaksa menggunakan Masker KAIN yang tentu saja sangat tidak aman mencegah COVID 19.

Sementara, sampai dengan hari ke 14 sejak terjadinya Pandemi COVID 19, belum ada satupun berita PEMERINTAH cq Kemkes siap menyediakan dana sejumlah sekian khusus untuk penanganan COVID 19.

Bisakah Bapak bayangkan
Dan 271 rakyat Indonesia bayangkan

Orang yang berstatus Positif COVID 19 akan berkeliaran di jalanan dan rumah.

Mayat-mayat bergelimpangan di Rumah Sakit, di rumah, bahkan di jalanan.

Dan itu SUDAH TERJADI di ITALIA! Negara besar dan kaya raya!

Cobalah sekali ini saja
271 Rakyat Indonesia

Pakailah nalar dan hati nurani Anda semua.

Kalau Anda terjangkit COVID 19, dan TIDAK ADA SATUPUN Rumah Sakit mau merawat anda,

Apa yang akan Anda lakukan?

Tifauzia Tyassuma
Dokter, Penulis
Presiden AHLINA Institute

Pasien berkeliaran?

Dokter Tifauzia Tyassumai juga membagikan sebuah video pasien dengan pengawasan (PDP) di sebuah rumah sakit.

Sang pasien berharap yang menonton video ini tidak ada yang sakit.

"Aku ini PDP, tapi rumah sakit tidak tahu harus bagaimana. Kita bisa dilepas begitu saja. Disarankan untuk ke rumah sakit besar tanpa pengawasan," ujarnya.

"Artinya kalau aku malas ke rumah sakit besar yang ditunjuk itu lalu balik ke rumah dan bergaul dengan tetangga dan Im fine. Lalu bagaimana kalau aku positif? Gak kebayang dampaknya. Kalau di luar negeri kategori PDP tidak dibiarkan berkeliaran sendiri. Di sini kita dibiarkan tidak ada ambulans tak ada pengantaran, danger ngeri deh," pungkasnya. (CC/dam)

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Viral Surat Terbuka Dokter Tifauzia Tyassuma untuk Jokowi Minta Lockdown Indonesia

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved