Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Virus Corona

Kronologi Bansos Tak Tepat Sasaran: Warga Punya 2 Mobil hingga Pemilik Rumah 3 Lantai Dapat Bantuan

Penyaluran paket bantuan sosial (Bansos) dari Pemerintah Kota Bekasi yang terdampak pembatasan sosial berskala besar (PSBB) masih tidak tepat sasaran.

Editor: Sansul Sardi
Dokumentasi Pemprov DKI Jakarta
Ilustrasi Paket bantuan sosial 

TRIBUNTERNATE.COM - Penyaluran paket bantuan sosial (Bansos) dari Pemerintah kini menjadi sorotan.

Bantuan paket bansos kali yang menjadi sorotan yakni dari Pemerintah Kota Bekasi.

Sebab, bantuan yang diberikan kepada  warga yang terdampak pembatasan sosial berskala besar (PSBB) itu masih tidak tepat sasaran.

Misalnya paket bansos untuk warga RW 03 Mustika Jaya, Bekasi.

Ketua RW 03 Mustika Jaya, Aris, mengaku, warganya tidak ada yang mengajukan bantuan sosial.

Sebab, diketahui daerah Mustika Jaya merupakan daerah elite Bekasi yang berisi banyak perumahan.

Namun, ia kaget saat mengetahui Ketua RT wilayahnya mengadu karena mendapatkan bantuan sosial dari Pemkot Bekasi mengatasnamakan anaknya yang masih balita.

Padahal, menurut Ketua RT wilayahnya, ia tak pernah mendaftar untuk mendapat bantuan sosial tersebut.

"Itu data dari mana? Orang warga saya tanyain enggak ada yang ngajuin bantuan dan konfirmasi ke Kelurahan.

Ini tiba-tiba saya lihat ada bantuan untuk Ketua RT, tapi pakai nama anaknya yang masih balita,” ujar Aris saat dihubungi, Rabu (22/4/2020).

Perusaahan BUMN, PT Bio Farma Mau Produksi 100.000 Alat Tes Virus Corona

Cegah Corona, PP Muhammadiyah Ingatkan Umat Islam Tak Tarawih di Masjid: Kondisi saat Ini Darurat

Ternyata, kata Aris, kejadian serupa juga ditemukan di beberapa RW lain di kawasan Mustika Jaya.

Banyak warga yang kemampuan ekonominya baik malah mendapatkan paket bansos ini.

Bahkan, warga yang memiliki dua mobil pun mendapatkan bansos dari Pemkot Bekasi.

“Ada malahan yang punya mobil dua, tidak ngajuin nama, tiba-tiba juga muncul sebagai penerima bantuan non-DTKS,” kata dia.

Menurut dia, data Pemkot Bekasi untuk penerima bantuan tersebut tidak valid.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved