Virus Corona
Plaza Marina Surabaya Wajibkan Pengunjung dan Karyawan Memakai Face Shield, Ini Penjelasan Manajemen
Plaza Marina di Surabaya mewajibkan pengunjung dan karyawan memakai face shield.
TRIBUNTERNATE.COM - Segala macam langkah antisipasi dilakukan untuk memutus rantai penyebaran virus corona atau Covid-19.
Sejumlah tempat umum pun memberlakukan protokol kesehatan, termasuk di pusat perbelanjaan.
Setiap pengunjung pusat perbelanjaan diwajibkan memakai masker dan mencuci tangan atau memakai hand sanitizer.
Tak hanya itu, rupanya Plaza Marina di Surabaya juga mewajibkan pengunjung dan karyawan memakai face shield.
• Viral Warga Berebut Masuk ke Mal di Jember, Polisi Turun Tangan, Ternyata Ini yang Terjadi
General Manajer Plaza Marina, Fransisca Maria Budiman, menjelaskan alasannya menerapkan pemakaian face shield bagi para pengunjung dan karyawan.
Menurutnya, selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) berlangsung, memang tidak ada aturan baku tentang penggunaan face shield.
Namun melihat interaksi yang intens, ketika pegawai toko dan pengujung menjelaskan fitur telepon genggam, menjadikan alasan utamanya mewajibkan pemakaian face shield.
"Kedua interaksinya pasti lebih. Kalau di toko baju kita bisa pilih-pilih sendiri kalau cocok tinggal minta size yang sesuai. Tapi kalau disini (Plaza Marina), SPG dan pembeli interaksinya bisa 1 jam lebih. Apalagi kalau mindah data, waktunya bisa lebih lama. Itu yang buat saya harus ada double protect," kata Fransisca saat ditemui di Plaza Marina, Kamis (21/5/2020).
• Viral Keramaian Penumpang di Bandara Soetta Jakarta, Ini Penjelasan Angkasa Pura II
Selain itu, pihak manajemen mal juga membatasi jaga jarak 1 meter.
Hal itu dimaksudkan agar tidak ada kerumunan di setiap toko.
"Tapi bisa diliat juga gimana susahnya orang itu disiplin mengikuti aturan. Dan cenderungnya yang beli cuma satu, tapi ngeruntelnya (kerumunannya) itu loh," ucapnya.
Fransisca pun menuturkan, untuk menyediakan face shield, pihaknya bekerja sama dengan UMKM dan yayasan di ITS, Surabaya.
Bahkan, ia mengatakan tidak menarik keuntungan atas penjualan face shield tersebut.
• Viral Foto Tas dan Sepatu Bermerek di Mal Penuh Jamur, Imbas Lockdown 2 Bulan di Malaysia
"Kami libatkan para UMKM itu. Dan yang perlu diketahui, kami pun tidak menarik biaya sepeser pun untuk mereka yang menjual face shield," jelasnya.
Ia menambahkan, selama masa pandemi pihaknya akan terus memberlakukan aturan tersebut.