Virus Corona
Saran Sekolah Tak Dibuka sampai Desember, IDAI Beri 5 Usul Kegiatan Belajar Mengajar di Masa Pandemi
Ikatan Dokter Anak Indonesia ( IDAI) kembali merilis anjuran terbaru mengenai Kegiatan Belajar Mengajar di Masa Pandemi Covid-19.
Sebagai lanjutan dari anjuran tersebut, IDAI mengatakan, akan terus melakukan pemantauan situasi langsung melalui cabang-cabang IDAI dan akan terus melakukan kajian dan memberikan rekomendasi sesuai perkembangan situasi terkini. (Kompas.com/Ayunda Pininta Kasih)
Tahun Ajaran Baru Juli, Ikatan Dokter Anak: Kemungkinan Wabah Belum Teratasi
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menegaskan bahwa tahun ajaran baru 2020/2021 akan tetap dimulai pada 13 Juli 2020.
Walau begitu, Plt. Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, Pendidikan Menengah Kemendikbud, menegaskan dimulainya tahun ajaran baru tanggal 13 Juli 2020 bukan berarti siswa belajar di sekolah.
"Secara garis besar tanggal 13 Juli itu semuanya (tahun ajaran baru).
Tanggal dimulainya ajaran baru, itu berbeda dengan kegiatan belajar mengajar tatap muka.
Ini kadang-kadang rancu. Tahun ajaran baru jadi (dianggap) membuka sekolah.
Tanggal 13 Juli, itu dimulainya tahun ajaran baru 2020/2021," jelas dalam telekonferensi di Jakarta, Kamis (28/5/2020).
• Jika Vaksin Virus Corona Belum Ditemukan, Presiden Filipina Rodrigo Duterte Tak Akan Buka Sekolah
• Tanggapan Ketua Komisi X DPR soal Sekolah Rencana Buka Lagi Juli Ketika Masih Darurat Covid-19
Hamid melanjutkan, Keputusan belajar di sekolah akan terus dikaji berdasarkan rekomendasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.
Dahulukan kesehatan anak
Terkait tahun ajaran baru yang akan dimulai Juli mendatang, Ikatan Dokter Anak Indonesia ( IDAI) sebelumnya telah mengeluarkan "Anjuran Ikatan Dokter Anak Indonesia Menjelang Akhir Masa Tanggap Darurat COVID-19" pada 22 Mei 2020.
Menurut data IDAI hingga 18 Mei 2020, diketahui jumlah Pasien Dalam Pengawasan(PDP) sebanyak 3.324 anak, 129 anak berstatus PDP meninggal, 584 anak terkonfirmasi positif Covid-19, dan 14 anak meninggal akibat Covid-19.
"Sehubungan dengan hasil evaluasi data tersebut di akhir masa tanggap darurat COVID-19, maka IDAI memandang perlu untuk mendesak pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan untuk mengambil keputusan dan melakukan tindakan berdasarkan kepentingan terbaik kesehatan dan kesejahteraan anak," tulis IDAI dalam keterangan terlis di laman resmi IDAI, Jumat (22/5/2020).
Sehubungan dengan kondisi tersebut, ada sejumlah anjuran yang disampaikan IDAI terkait bergulirnya wacana dan dan anggapan bahwa kemungkinan sejumlah sekolah akan dibuka kembali pada bulan Juli 2020.
Tetap laksanakan PJJ