Breaking News:

Khofifah Beri 100 Motor Trail ke Aparat karena Bantu Turunkan 5 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning

Kelima daerah tersebut adalah Kabupaten Trenggalek, Kota Pasuruan, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Lumajang, dan Kota Blitar.

Editor: Rohmana Kurniandari
KOMPAS.com/LABIB ZAMANI
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa usai melayat di rumah duka almarhumah Ibunda Presiden Jokowi, Sujiatmi Notomiharjo di Sumber, Solo, Jawa Tengah, Kamis (26/3/2020). 

TRIBUNTERNATE.COM - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memberikan hadiah berupa 100 unit motor trail kepada lima Komando Distrik Militer (Kodim) dan lima Kepolisian Resor (Polres).

Hadiah tersebut diberikan Khofifah sebagai bentuk apresiasi kepada TNI-Polri yang berhasil menurunkan status risiko penyebaran Covid-19 menjadi zona kuning dari sebelumnya berstatus zona merah.

Kelima daerah tersebut adalah Kabupaten Trenggalek, Kota Pasuruan, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Lumajang, dan Kota Blitar.

Masing-masing Kodim dan Polres memperoleh 10 unit motor trail. 

Seperti diketahui, pemerintah pusat membagi risiko kenaikan kasus Covid-19 menjadi empat, yaitu zona merah (risiko tinggi), zona oranye (risiko sedang), zona kuning (risiko rendah) dan zona hijau (tidak terdampak).

"Ini bagian dari apresiasi Pemprov Jatim kepada TNI/Polri yang sudah kerja keras, bahu membahu memutus mata rantai penularan Covid-19 di Jatim," ungkap Khofifah dalam keterangan tertulis yang Kontan.co.id terima Sabtu (13/6) usai memberikan pengarahan kepada jajaran Korem, Kapolres, dan Dandim se-Jatim di Gedung Balai Prajurit Makodam V/Brawijaya, Jumat (12/6).

Kasus Baru Covid-19 di DKI Lampaui Jatim, Yunarto: Ayo Perketat Perilaku Sendiri, Bikin Deg-deg Ser

Hadir dalam acara tersebut Pangdam V/Brawijaya, Mayjend TNI Widodo Iryansyah, dan Kapolda Jatim Irjen Pol M Fadil Imran serta Sekda Prov Jatim Heru Tjahyono.

Menurut Khofifah, bukan perkara mudah mengedukasi sekaligus menggugah kesadaran masyarakat untuk bersama-sama melawan Covid-19. 

Mengingat tidak sedikit masyarakat yang belum paham apa itu Covid-19 dan akibat serta bahaya yang ditimbulkan.

Termasuk di antaranya, bagaimana cara pencegahannya. Tidak heran, kata dia, jika masyarakat banyak yang menyepelekan pandemi ini. 

Halaman
12
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved