Sabtu, 30 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pramono Edhie Wibowo Meninggal Dunia

Sosok Pramono Edhie Wibowo, Adik Ani Yudhoyono yang Punya Karier Cemerlang di Militer

Pramono merupakan anak dari Letnan Jenderal Purnawirawan Sarwo Edhie, tokoh militer yang dinilai berperan dalam peralihan dari Orde Lama ke Orde Baru.

Tayang:
Editor: Sansul Sardi
Tribunnews.com/Herudin
Letjen Pramono Edhie Wibowo saat acara pelantikan di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (30/6/2011). Letjen Pramono Edhie Wibowo resmi menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) baru menggantikan George Toisutta yang memasuki masa pensiun. 

TRIBUNTERNATE.COM - Adik ipar Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Jenderal TNI (Purn) Pramono Edhie Wibowo, meninggal dunia.

Seperti diketahui, Pramono Edhie Wibowo berpulang pada usia 65 tahun pada Sabtu (13/6/2020) malam.

Rupanya selama ini, Pramono dikenal sebagai jenderal purnawirawan TNI dengan jabatan terakhir sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).

Pria kelahiran Magelang, Jawa Tengah, 6 Mei 1955 itu tumbuh besar di lingkungan militer.

Pramono merupakan anak dari Letnan Jenderal Purnawirawan Sarwo Edhie, tokoh militer yang dinilai berperan dalam peralihan dari Orde Lama ke Orde Baru.

Karier militer yang cemerlang

Pramono Edhie Wibowo Meninggal Dunia, Selama Sepekan TNI AD Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Tanggapi Kerusuhan hingga Penjarahan di Amerika Serikat, SBY: Apa yang Sesungguhnya Terjadi?

Mengikuti jejak sang ayah, Pramono lulus dari Akademi Militer pada 1980.

Pada tahun yang sama, ia ditunjuk sebagai Komandan Pleton Grup I Kopassandha.

Kemudian, pada 1981, ia ditunjuk menjadi perwira operasi Grup I Kopassandha.

Tahun 1984 ia ditunjuk menjadi Komandan Kompi 112/11 Grup 1 Kopassandha.

Karier militernya terus melesat setelah Pramono menempuh Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Sesko AD) di tahun 1995.

Setahun setelahnya, Pramono menempati posisi sebagai Perwira Intel Operasi grup I Kopassus.

Tahun 1996 ia naik lagi menjad wakil komandan, hingga terpilih menjadi komandan dua tahun berikutnya.

Setelah reformasi pada 1998, Pramono terpilih menjadi ajudan Presiden Megawati Soekarno Putri pada tahun 2001.

Pada periode ini juga, ia menyempatkan diri melanjutkan studi di Sekolah Staf dan Komando Tentara Nasional Indonesia (Sesko TNI).

Pada 2004, ia meraih jabatan sebagai Perwira TInggi Staf Ahli Bidang Ekonomi Sesko TNI.

Pada tahun-tahun berikutnya, karier Pramono Edhie Wibowo semakin cemerlang.

Tercatat, pada tahun 2005 ia menjabat sebagai Wakil Danjen Kopassus.

Tahun 2007 menjadi Kasdam IV/Diponegoro, dan selama 2008 sampai 2009 menjabat sebagai Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD.

Jabatan sebagai Panglima KOSTRD Pangdam III Siliwangi pun mudah ia raih pada tahun 2009.

Kemudian, pada 2011, Pramono dilantik sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).

Ia menggantikan Jenderal TNI George Toisutta.

Jabatan KSAD merupakan puncak karier Pramono sebelum akhirnya pensiun secara resmi dari militer pada Mei 2013.

Ipar SBY dan politisi Partai Demokrat

Pramono Edhie Wibowo merupakan ipar dari Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Ia adalah adik dari istri SBY, Ani Yudhoyono.

Setelah pensiun dari militer pada 2013, Pramono masuk ke dunia politik dengan bergabung bersama Partai Demokrat.

Ia ditunjuk sebagai salah satu anggota dewan pembina.

Pada tahun yang sama, ia ikut sebagai peserta konvensi calon presiden Partai Demokrat.

Saat itu, Pramono berkompetisi dengan 10 orang lainnya.

Hasil konvensi calon presiden Partai Demokrat itu diumumkan pada 16 Mei 2014.

Pramono menempati posisi kedua setelah Menteri Badan Usaha Milik Negara, Dahlan Iskan. (Kompas.com/Tsarina Maharani)

Dilansir dari TribunJabar.id, sederet jabatan strategis pernah mewarnai karier mantan Kepala Staf Angkatan Darat tersebut selama hidupnya.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Nefra Firdaus mengatakan Jenderal bintang empat kelahiran Magelang 5 Mei 1955 merupakan Kasad ke-27 yang menjabat sejak tanggal 30 Juni 2011 hingga  20 Mei 2013.

AHY Umumkan Susunan Kepengurusan DPP Partai Demokrat, Ibas dan 5 Orang Lainnya Jadi Waketum

Annisa Pohan Ungkap Kegiatan SBY saat Lebaran: Menciptakan Lagu hingga Siapkan Galeri Ani Yudhoyono

"Selain itu sebelumnya Almarhum Pramono juga pernah menjabat sebagai Pangkostrad, Panglima Kodam III/Siliwangi dan Komandan Jenderal Kopassus," kata Nefra dalam keterangan resmi Dinas Penerangan Angkatan Darat pada Sabtu (13/6/2020).

Nefra menjelaskan sejumlah tanda jasa kehormatan juga pernah disematkan kepadanya, yakni

- Bintang Mahaputra Utama

- Bintang Dharma

- Bintang Kartika Eka Paksi Utama

- Bintang Jalasena Utama

- Bintang Swa Bhuwana Paksa Utama

- Bintang Bhayangkara Utama

- Bintang Yudha Dharma Pratama

- Bintang Kartika Eka Paksi Pratama

- Bintang Yudha Dharma Nararya

- Bintang Kartika Eka Paksi Nararya

- Bintang Kartika Eka Paksi, dan Darjah Utama Bakti Cemerlang (Tentera/Singapura).

"Selain itu Almarhum juga meraih penghargaan Meritorious Service Medal, Satya Lencana Dharma Bantala, Satya Lencana Kesetiaan XXIV, Satya Lencana Kesetiaan XVI,  Satya Lencana Kesetiaan VIII, Satya Lencana GOM VII, Satya Lencana GOM IX, Satya Lencana Ksatria Yudha, Satya Lencana Seroja, Satya Lencana Dwidya Sistha dan Satya Lencana Wira Karya," kata Nefra. (Tribunnews.com/Gita Irawan)

Sumber:

Kompas.com: Profil Pramono Edhie Wibowo, Ipar SBY yang Punya Karier Cemerlang di Militer

TribunJabar.id: Karier Moncer Pramono Edhie Wibowo, Adik Ani Yudhoyono yang Kemarin Meninggal

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved