Liga 1
Liga 1 Kemungkinan Batal Digelar September, PSIS Semarang Minta Agar Tak Ada yang Berandai-andai
PSSI secara resmi pada Jumat (19/6/2020) telah memutuskan bahwa kompetisi Liga 1 bakal dilanjutkan di bulan September-Oktober.
TRIBUNTERNATE.COM - CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi, angkat bicara soal penyelenggaraan Liga 1.
Yoyok Sukawi meminta agar saat ini tidak ada yang berandai-andai lagi soal kompetisi Liga 1 dan Liga 2.
PSIS menjadi salah satu klub yang tidak setuju apabila kompetisi Liga 1 dilanjutkan di tengah pandemi virus corona (COVID-19).
Namun, sebagai anggota kompetisi, PSIS Semarang juga menegaskan mengikuti semua keputusan PSSI mengenai kelanjutan Liga 1 dan Liga 2.
Sebagaimana diketahui, PSSI secara resmi pada Jumat (19/6/2020) telah memutuskan bahwa kompetisi Liga 1 bakal dilanjutkan di bulan September-Oktober.
Kompetisi bakal digelar dengan menerapkan protokol kesehatan dan beberapa regulasi baru yang saat ini sedang disiapkan oleh PSSI.
• Wabah Corona, Alberto Goncalves Rela Gajinya Dipotong 75 Persen Akibat Liga 1 Dihentikan
Namun, regulasi belum selesai dimatangkan oleh PSSI meski untuk protokol kesehatan sudah siap diberikan untuk ke klub-klub.
Tetapi, hingga saat ini klub belum menerima apa pun, baik regulasi baru ataupun protokol kesehatan.
Untuk itu, klub-klub pun belum bisa mempersiapkan timnya walaupun PSSI sudah memutuskan Liga 1 bakal dilanjutkan.
“Intinya PSIS belum memutuskan apa pun karena keputusannya belum lengkap,” kata Yoyok Sukawi kepada BolaSport.com.
“Jadwal dan regulasi itu penting untuk kami membuat program. Perizinan itu penting untuk menentukan jenis latihan yang bisa kami lakukan,” ucapnya.
• Masalah Hak Siar, TVRI Resmi Tak Lagi Siarkan Kembali Pertandingan Liga Inggris
Yoyok menegaskan apabila belum ada regulasi dan aturan yang jelas dari PSSI, tentu saja sulit untuk mengelar latihan atau melakukan hal lainnya.
Tim berjulukan Laskar Mahesa Jenar perlu mengurus surat izin untuk menggelar latihan sehingga tidak akan diusir oleh Satpol PP nantinya.
“Tanpa izin yang jelas, kami bisa dibubarkan Satpol ataupun Gugus Tugas di daerah. Maka dari itu, kami masih menunggu konfirmasi dari PSSI,” ujar Yoyok.
Setelah PSSI memutuskan kompetisi dilanjutkan, muncul kabar terbaru yang menyatakan kemungkinan Liga 1 dan Liga 2 batal digelar pada September mendatang setelah ada pernyataan dari PT Liga Indonesia Baru (LIB).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/evan-dimas-darmono-kiri.jpg)