500 TKA Asal China Datang ke Indonesia, Kemnaker Pastikan Sesuai Prosedur

Kedatangan 500 TKA asal China untuk membantu proyek pembangunan smelter di Konawe, Sulawesi Tenggara sudah sesuai dengan prosedur.

TRIBUN PONTIANAK/GALIH NOFRIO NANDA
ILUSTRASI TKA China- pekerja asing dari PT Jieneng Electrical Power dan PT Bumi Nusantara saat diamankan Direktorat Reskrimum Polda Kalbar dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalbar di proyek pembangunan PLTU Wilayah I PT PLN di Desa Jungkat, Kecamatan Siantan, Kabupaten Pontianak, Maret 2013. Pemerintah izinkan 500 TKA asal China masuk ke Indonesia di tengah pandemi corona. 

TRIBUNTERNATE.COM - Sebanyak 500 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China akan masuk ke Indonesia. 

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan kedatangan 500 TKA asal China untuk membantu proyek pembangunan smelter di Konawe, Sulawesi Tenggara sudah sesuai dengan prosedur.

Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta) Kemnaker Aris Wahyudi, Senin (22/6/2020).

“Penggunaan TKA di masa pandemi mengikuti ketentuan regulasi, Perpres No 20 tahun 2018, kemudian Permenaker No 10 tahun 2018 tentang pelaksanaan penggunaan tenaga kerja asing. Payung khususnya adalah peraturan Menteri Hukum dan HAM no 11 tahun 2020,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Aris menjelaskan, kedatangan 500 TKA China sudah sesuai dengan protokol kesehatan yang dianjurkan Kementerian Kesehatan.

Berubah Sikap, Gubernur Sultra Kini Izinkan 500 TKA China Bekerja di Konawe

Para TKA tersebut harus memenuhi prosedur karantina dan bebas Covid-19.

“Di Permenkumham No 11 itu juga ada klausul mereka harus bebas Covid. Mereka harus berada atau tinggal di suatu wilayah yang bebas Covid. Dibukti itu biasanya 14 hari, stay di suatu tempat 14 hari yang biasanya dibuktikan dengan surat sehat dari otoritas setempat,” terangnya.

Aris melanjutkan bahwa TKA yang sudah tiba di Indonesia harus dikarantina selama 14 hari dan perusahaan pengguna wajib memberikan fasilitas karantina di dalam negeri.

“Jadi, di karantina dulu selama 14 hari. Kalau sudah dinyatakan sehat dan bebas Covid, mereka dapat bekerja,” kata dia.

Kedatangan TKA juga diharapkan dapat membantu mempercepat proses pembangunan smelter sekaligus mempersiapkan tenaga kerja lokal untuk bekerja secara optimal.

Halaman
12
Editor: Rohmana Kurniandari
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved