Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Virus Corona

Total Kasus Covid-19 Capai 86.521, Indonesia Peringkat 9 di Asia dan 25 di Dunia, Lampaui China

Di Benua Asia, Indonesia berada di peringkat 9 sebagai negara dengan jumlah kasus terbanyak.

AFP/NOEL CELIS
Ilustrasi - Orang-orang mengenakan masker sampai di Stasiun Kereta Hankou, Wuhan, untuk menumpang kereta pertama setelah pemerintah mencabut lockdown guna menangkal virus corona pada 8 April 2020. Sudah 76 hari warga ibu kota Hubei tersebut dikarantina demi mencegah penyebaran wabah. 

TRIBUNTERNATE.COM - Kasus virus corona atau Covid-19 di Indonesia masih mengalami peningkatan yang cukup pesat, terlebih dalam sepekan kemarin. 

Laporan kasus harian tergolong tinggi dan konsisten di atas 1.000 kasus selama beberapa minggu terakhir.

Di Benua Asia, Indonesia berada di peringkat 9 sebagai negara dengan jumlah kasus terbanyak.

Berikut negara di Asia yang masuk dalam 10 besar kasus terbanyak, melansir data Worldometers, Senin (20/7/2020):

  • India: 1.118.107 kasus, 27.503 orang meninggal dunia, 700.399 orang sembuh
  • Iran: 273.788 kasus, 14.188 orang meninggal dunia, 237.788 orang sembuh
  • Pakistan: 263.496 kasus, 5.568 orang meninggal dunia, 204.276 orang sembuh
  • Arab Saudi: 250.920 kasus, 2.486 orang meninggal dunia, 197.735 orang sembuh
  • Turki: 219.641 kasus, 5.491 orang meninggal dunia, 202.010 orang sembuh
  • Bangladesh: 204.525 kasus, 2.618 orang meninggal dunia, 111.642 orang sembuh
  • Qatar: 106.648 kasus, 157 orang meninggal dunia, 103.377 orang sembuh
  • Irak: 92.530 kasus, 3.781 orang meninggal dunia, 60.528 orang sembuh
  • Indonesia: 86.521 kasus, 4.143 orang meninggal dunia, 45.401 orang sembuh
  • China: 83.660 kasus, 4.634 orang meninggal dunia, 78.755 orang sembuh

Sementara, di dunia, Indonesia berada di peringkat 25. Angka kasus Indonesia di atas China, dan di bawah Mesir yang mencatatkan 87.775 kasus.

Amerika Serikat masih menjadi negara dengan kasus terbanyak, yaitu 3.896.855 kasus infeksi virus corona.

Update Kasus Corona Maluku Utara Minggu (20/7/2020) Malam: Total 1.273 Kasus, 581 dari Ternate

BREAKING NEWS: Tambah 1.639, Jumlah Kasus Virus Corona di Indonesia Jadi 86.521 per 19 Juli 2020

Catatan kasus virus corona di Indonesia dalam sepekan

z
Warga mengayuh sepedanya saat melintas di kawasan bundarah Hotel Indonesia Jakarta, Minggu (28/6/2020). Meskipun Pemprov DKI Jakarta meniadakan kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di kawasan Jalan Sudirman-Thamrin, namun ribuan warga tetap berolah raga di kawasan tersebut.(ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI)

Dalam sepekan terakhir, sejak Senin (13/7/2020) hingga Minggu (19/7/2020), ada tambahan 10.822 kasus baru Covid-19 di Indonesia.

Atau, jika dirata-rata, ada 1.546 kasus baru per hari.

Berikut rincian tambahan kasus baru dalam sepekan terakhir:

  • Senin (13/7/2020): 1.282 kasus
  • Selasa (14/7/2020): 1.591 kasus
  • Rabu (15/7/2020): 1.522 kasus
  • Kamis (16/7/2020): 1.574 kasus
  • Jumat (17/7/2020): 1.462 kasus
  • Sabtu (18/7/2020): 1.752 kasus
  • Minggu (19/7/2020): 1.639 kasus

Hingga Senin pagi ini, Indonesia total memiliki 86.521 kasus infeksi virus corona. Korban meninggal dunia mencapai 4.143 orang, sementara jumlah pasien sembuh tercatat 45.401 orang.

Jumlah kasus d Indonesia saat ini melampaui China, negara yang pertama kali melaporkan temuan kasus Covid-19. 

Tertinggi Selama Pandemi, 127 Pasien Covid-19 di Indonesia Meninggal dalam Sehari, Total 4.143 Orang

Penderita Covid-19 Terlama di Inggris Akhirnya Sembuh setelah Dirawat 130 Hari

Sudah diprediksi

x
Sejumlah petugas mengangkat peti jenazah seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) COVID-19 dari kendaraan untuk dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Poboya, Palu, Sulawesi Tengah, Senin (11/5/2020). PDP berusia 56 tahun itu meninggal dunia dalam perawatan di Rumah Sakit Undata Palu. Data Gugus Tugas COVID-19 Sulteng per 11 Mei 2020, jumlah kasus positif COVID-19 sebanyak 83 orang, PDP 31 orang, 3 meninggal dunia, dan 13 orang dinyatakan sembuh. ANTARAFOTO/Eddy Djunaedi/bmz/hp.(ANTARA FOTO/BASRI MARZUKI)

Melihat kasus infeksi indonesia yang melampaui China, pakar epidemiologi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Bayu Satria Wiratama mengatakan, peningkatan jumlah kasus Covid-19 di Indonesia memang sudah diprediksi.

"Ini sudah diprediksi sejak lama. Karena penanganan Covid-19 di Indonesia masih tidak bagus, terutama dalam hal testing, tracing, isolate, dan treat," ujar Bayu, seperti diberitakan Kompas.com, Sabtu (18/7/2020).

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved