CPNS 2019
Benarkah Pelaksanaan SKB CPNS Bakal Sama dengan Tes SKD Sekolah Kedinasan?
SOP SKB CPNS akan disamakan dengan pelaksanaan SKD untuk calon taruna sekolah kedinasan yang telah berlangsung beberapa waktu lalu secara langsung.
TRIBUNTERNATE.COM - Berikut SOP Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019.
Hal ini diungkapkan oleh adan Kepegawaian Negara (BKN).
Di mana BKN tengah menyiapkan standar operasional prosedur yang mengatur penyelenggaraan SKB CPNS dengan metode computer assisted test (CAT) di masa pandemi virus corona (Covid-19).
Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Hukum Dan Kerja Sama BKN Paryono mengatakan, SOP SKB CPNS akan disamakan dengan pelaksanaan SKD untuk calon taruna sekolah kedinasan yang telah berlangsung beberapa waktu lalu secara langsung.
Tetapi dengan menerapkan protokol kesehatan.
• Tes SKB CPNS Digelar September hingga Oktober, Peserta Wajib Perhatikan Protokol Kesehatan
• Soal Jadwal Tes SKB CPNS 2019, BKN: Diperkirakan Dapat Berlangsung pada Agustus – September 2020
"Jadi SOP yang digunakan saat SKD sekolah kedinasan ini akan diterapkan juga dalam pelaksanaan SKB CPNS," katanya kepada Kompas.com, Selasa (21/7/2020).
Namun, SOP SKB CPNS masih belum dipastikan kapan akan diterbitkan.
Karena menurut Paryono, masih dalam proses pembahasan.
Dikutip dari situs Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PANRB) terdapat enam hal yang harus segera dilaksanakan oleh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah terkait pelaksanaan SKB.
Pertama, persiapan teknis penyelenggaraan SKB dengan CAT dan rencana penjadwalan kegiatan tersebut dengan BKN menjadi langkah pertama yang harus dilakukan.
Kedua, upaya penetapan lokasi tes yang meminimalisir pergerakan peserta menjadi prioritas.
Ketiga, perlu dilakukan persiapan teknis untuk penyelenggaran SKB tambahan selain CAT.
Hal ini diperuntukkan bagi instansi yang telah memiliki surat persetujuan pada seleksi CPNS kali ini.
Bagi instansi yang menyelenggarakan SKB tambahan, langkah ketiga adalah melakukan penyederhanaan atau penyesuaian terhadap tes atau materi SKB yang berpotensi menyimpang dari protokol kesehatan.
Untuk pelaksanaan tes wawancara, wacananya akan menggunakan metode komunikasi lewat saluran telepon video (video call/conference).