Breaking News:

UU Cipta Kerja

Yunarto Bingung Ada Kepala Daerah Tak Marah Fasilitas Dirusak Pendemo, Sindir Anies Baswedan?

Yunarto Wijaya mengaku bingung ada kepala daerah yang tidak marah ketika fasilitas publik dirusak oleh para demonstran.

Penulis: Rohmana Kurniandari | Editor: Rohmana Kurniandari
TribunJakarta/Satrio Sarwo Trengginas
Suasana Anies Baswedan saat meninjau lokasi Halte Bus TransJakarta Bundaran HI dan Halte Bus TransJakarta Sarinah pada Kamis (8/10/2020). 

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini sampai menangis ketika melihat taman dan fasilitas publik di Surabaya hancur dirusak pendemo tolak UU Cipta Karya.

Risma bahkan semakin marah ketika mengetahui pendemo yang rusak taman ternyata bukan warga Surabaya.

Beda sikap dengan Risma, Anies Baswedan justru sudah merinci biaya yang akan dikeluarkan untuk memperbaiki halte yang dirusak pendemo tolak UU Cipta Kerja.

Menurut Anies, fasilitas yang rusak tersebut akan diperbaiki kembali seluruhnya sehingga bisa segera berfungsi termasuk Halte Bundaran HI yang dibakar.

Perbedaan sikap antar kepala daerah itu pun mendapat sorotan dari Yunarto Wijaya

Yunarto mengaku bingung ada kepala daerah yang tidak marah ketika mengetahui fasilitas publik dirusak oleh pendemo. 

Terlepas dari apa pun sikapnya terhadap Omnibus Law, menurut Yunarto, itu tidak bisa disamakan. 

"Bingung kalo ada kepala daerah gak marah asset2 nya dirusak atau dibakar, terlepas apapun sikapnya terhadap Omnibus Law... Itu dua hal yg berbeda...," tulis Yunarto, Jumat (9/10/2020). 

Risma Marah-marah

Diberitakan sebelumnya, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengamuk setelah aksi unjuk rasa penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja di kotanya berakhir ricuh.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved