Breaking News:

Setahun Pemerintahan Jokowi

Partai Demokrat Catat 3 Kegagalan Pemerintahan Jokowi dalam Setahun Terakhir

Pertama, kata Irwan, kegagalan Jokowi dalam penanganan pandemi Covid-19 yang mulai merebak di Indonesia pada Maret 2020 hingga saat ini.

Editor: Sri Handayani1
Biro Pers Setpres/Lukas
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan pidato secara virtual dalam acara sidang terbuka Peringatan 100 Tahun Perjalanan Pendidikan Tinggi Teknik di Indonesia, Jumat (3/7/2020). 

TRIBUNTERNATE.COM - Pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin telah berjalan selama satu tahun, terhitung sejak keduanya dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden pada 20 Oktober 2019.

Dalam setahun pemerintahan ini ada berbagai catatan yang telah dikeluarkan oleh beberapa orang, salah satunya dari Partai Demokrat.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat, Irwan mencatat ada tiga kegagalan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam satu tahun ini.

Pertama, kata Irwan, kegagalan Jokowi dalam penanganan pandemi Covid-19 yang mulai merebak di Indonesia pada Maret 2020 hingga saat ini.

"Pemerintah terbukti lamban dalam mengambil kebijakan yang tepat," ujar Irwan kepada wartawan, Selasa (20/10/2020).

Menurutnya, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dipilih pemerintah dibanding lockdown, tidak terbukti ampuh menekan penyebaran virus Covid-19.

Baca juga: Bertemu di Istana Bogor, Ini Beberapa Hal yang Dibicarakan Jokowi dengan PM Jepang Yoshihide

Baca juga: Setahun Pemerintahan Jokowi-Maruf Amin: Terorisme dan Separatisme Dinilai Masih Jadi Isu Besar

"Sudah lambat pembatasan itu, tetapi justru pemerintah dengan sangat cepat mencabut PSBB dan menerapkan new normal ketika kasus terus meningkat," ujar Anggota Komisi V DPR itu.

Kedua, kata Irwan, pemerintahan Jokowi gagal dalam program pemulihan ekonomi nasional. Bahkan, Indonesia masuk ke dalam jurang resesi pada kuartal III 2020.

"Realisasi pertumbuhan ekonomi atau produk domestik bruto (PDB) pada kuartal II tahun ini minus 5,32 persen. Sementara kuartal III dipastikan minus dengan proyeksi antara minu 2,9 persen sampai minus 1 persen. Itu juga sudah dikonfirmasi oleh Menteri Keuangan," paparnya.

Sedangkan kegagalan ketiga, kata Irwan, yaitu pemerintah tidak bisa menumbuhkan nilai-nilai demokrasi bangsa.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved