Breaking News:

Ini Penyebab Dollar AS Jatuh Ke Level Terendah Dalam 2 Bulan

Dollar AS jatuh ke level terendah dalam lebih dari dua bulan terhadap sejumlah mata uang utama lainnya

Thinkstock.com
Ilustrasi dollar AS. 

TRIBUNTERNATE.COM - Mata uang Negara Amerika Serikat jatuh ke level terendah dalam lebih dari dua bulan ini.

Di mana Dollar AS jatuh ke level terendah terhadap sejumlah mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Jumat (6/11/2020) waktu setempat (Sabtu pagi WIB).

Mata uang yang dijuluki greenback ini tertekan ketika penghitungan suara untuk pemilihan AS yang kontroversial perlahan bergerak menuju pemerintahan yang terpecah.

Investor memperkirakan lebih banyak kerugian untuk mata uang AS tersebut.

Baca juga: Penghitungan Suara di Banyak Negara Bagian Belum Rampung, Donald Trump Klaim Menang Pilpres AS

Baca juga: Donald Trump Bakal Ajukan Gugatan Hukum ke Mahkamah Agung karena Merasa Dicurangi Joe Biden

Investor berspekulasi bahwa calon Demokrat Joe Biden akan menjadi presiden berikutnya, tetapi Partai Republik akan mempertahankan kendali Senat, yang akan menyulitkan Demokrat untuk meloloskan paket bantuan virus corona yang lebih besar yang telah mereka dorong.

Perlunya lebih banyak stimulus digarisbawahi pada hari Jumat, ketika pemerintah AS melaporkan bahwa pengusaha mempekerjakan pekerja paling sedikit dalam lima bulan pada bulan Oktober.

Hal itu adalah bukti paling jelas bahwa akhir dari stimulus fiskal sebelumnya dan ledakan infeksi virus corona baru telah melemahkan momentum pemulihan ekonomi.

Lonjakan kasus baru virus corona yang mencapai rekor di beberapa negara bagian AS juga dapat menghambat aktivitas ekonomi.

"Kami masih berpandangan bahwa ekonomi AS sedang melambat, dan itu terjadi pada dolar yang melemah secara nyata," kata Joe Manimbo, analis pasar senior di Western Union Business Solutions.

Biden berada di ambang memenangkan kepresidenan AS pada Jumat (6/11/2020), ketika ia memperluas keunggulan tipisnya atas Presiden Donald Trump di negara bagian Pennsylvania dan Georgia.

Halaman
123
Editor: Sri Handayani1
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved