Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Soal Kerumunan Acara HRS, Doni Monardo Minta Anies Baswedan dan Riza Patria Tegakkan Perda Covid-19

Doni mengaku telah menghubungi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria.

Editor: Sansul Sardi
IST
Kepala BNPB Doni Monardo 

TRIBUNTERNATE.COM - Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo buka suara terkait aksi kerumunan di acara Rizieq Shihab atau Habib Rizieq.

Doni meminta agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta betul-betul menegakkan Peraturan Daerah terkait Covid-19.

Doni mengaku telah menghubungi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria.

Hal itu disampaikan Doni menanggapi pertanyaan wartawan terkait pembagian masker di acara Maulid Nabi Muhammad di Petamburan Jakarta Pusat dan Akad Nikah putri Iman Besar Front Pembelas Islam (FPI) Rizieq Shihab atau Habib Rizieq yang digelar pada Sabtu (15/11/2020) kemarin.

Baca juga: Kata FPI Soal 5 Aktivitas Rizieq Shihab Timbulkan Kerumunan dan Dikhawatirkan Picu Lonjakan Covid-19

Baca juga: Pernikahan Putri Rizieq Shihab Bakal Dihadiri 10.000 Orang Lebih, Satgas Covid-19 Beri 20.000 Masker

"Kami juga sudah juga menghubungi Wakil Gubernur DKI Jakarta kemarin dan tadi siang bapak Gubernur Anies untuk betul-betul bisa menerapkan Perda sebagaimana yang telah tertuang dalam aturan yang telah dibuat oleh Pemerintah DKI Jakarta," kata Doni saat konferensi pers Perkembangan Terkini Covid-19 yang diunggah di kanal Youtube BNPB pada Sabtu (14/11/2020).

Dalam hal ini, Doni berharap agar apa yang telah dianjurkan pemerintah pusat dalam upaya memutus mata rantai penyebaran virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 dapat dilakukan dengan sinergitas yang baik.

Selain itu, Doni juga meminta kepada para tokoh yang ada di pusat maupun daerah agar dapat mendukung upaya tersebut sebagai kesadaran kolektif untuk melindungi diri sendiri dan orang lain.

Doni mengatakan jika hal tersebut bisa dilakukan dengan baik, maka jumlah mereka yang terpapar covid-19 bisa semakin kecil.

"Kami pun berharap kerja sama pusat dan daerah bisa berjalan dengan baik. Dan kita juga berharap semua tokoh-tokoh yang ada bisa bekerja sama agar kepatuhan (menerapkan) protokol kesehatan ini bukan karena ada sanksi, tetapi adalah sebuah kesadaran kolektif untuk melindungi diri sendiri dan juga diri yang lainnya," jelas Doni.

Doni juga membenarkan Satgas Penanganan Covid-19 Pusat telah memberikan bantuan masker kain, masker medis, dan hand sanitizer kepada Satgas yang mengelola atau panitia Maulid Nabi serta panitia perayaan pernikahan putri Rizieq.

Doni mengatakan pemberian bantuan tersebut dilakukan setelah Satgas Penanganan Covid-19 melihat tidak adanya penerapan protokol kesehatan pada setiap kegiatan yang melibatkan Rizieq.

"Setelah beberapa hari terakhir, kita menyaksikan sejumlah aktivitas yang dihadiri oleh Habib Rizieq Shihab. Banyak sekali masyarakat yang mengabaikan protokol kesehatan, tidak menjaga jarak dan banyak yang tidak menggunakan masker. Dan ini yang sangat kita sayangkan," kata Doni.

Doni juga menjelaskan bahwa pemberian bantuan tersebut adalah dilakukan untuk menegakkan aturan pemerintah untuk mencegah penyebaran COVID-19 secara luas, dengan menerapkan protokol kesehatan.

Dia berharap, bantuan tersebut kemudian dapat digunakan sebagaimana mestinya sehingga penularan COVID-19 dapat dicegah.

"Oleh karenanya pemberian bantuan berupa masker dan juga handsanitizer kepada panitia bukan hanya untuk menegakkan protokol kesehatan di lingkungan tersebut, tetapi juga bagian dari upaya untuk mengajak seluruh komponen yang ada di sekitarnya mau menggunakan masker," jelas Doni.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved