Breaking News:

Maaher At-Thuwailibi Ditahan Bareskrim Polri Selama 20 Hari ke Depan

"Tersangka SE ditahan di Rutan Bareskrim," ungkap Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono ketika dikonfirmasi, Jumat (4/12/2020).

Istimewa via Wartakota
Ustaz Maaher At-Thuwailibi. 

TRIBUNTERNATE.COM - Soni Eranata (SE) atau yang dikenal sebagai Ustaz Maaher At-Thuwailibi resmi ditahan Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.

Di mana Maaher ditahan untuk 20 hari ke depan di Rutan Salemba cabang Bareskrim Polri.

"Tersangka SE ditahan di Rutan Bareskrim," ungkap Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono ketika dikonfirmasi, Jumat (4/12/2020).

Baca juga: Fakta Dibalik Penangkapan Ustaz Maaher At Thuwailibi di Bogor yang Kini Berstatus Tersangka

Baca juga: Ustaz Maaher Ditangkap Terkait Kasus Ujaran Kebencian, Nikita Mirzani: Tunggu Giliran Gue Laporin Lo

Maaher awalnya ditangkap di kediamannya di Bogor, Jawa Barat pada Kamis (3/12/2020) pukul 04.00 WIB.

Dasar penangkapan terhadap Maaher adalah laporan bernomor LP/B/0677/XI/2020/Bareskrim tanggal 27 November 2020.


Maaher dilaporkan karena diduga telah menghina tokoh Nahdlatul Ulama (NU), Habib Luthfi bin Yahya, lewat cuitannya di akun Twitter.

Baca juga: Ditangkap Penyidik Bareskrim Terkait Kasus Ujaran Kebencian, Ustaz Maaher Jadi Tersangka

Baca juga: Berharap Bertemu dengan Maaher At-Thuwailibi, Nikita Mirzani: Gua Malah Pengin Berantem Sama Dia

Cuitan itu membuat Maaher ditetapkan sebagai tersangka dengan dugaan ujaran kebencian berdasarkan SARA.

"Karena di sini dipastikan posting-annya: 'Iya tambah cantik pake jilbab kayak kyainya Banser ini ya’,” ucap Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Awi Setiyono membacakan unggahan Maaher di Gedung Bareskrim, Jakarta Selatan, Kamis (3/12/2020).

Dalam kasus tersebut, Maheer diduga melanggar Pasal 45 ayat (2) jo Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Maaher terancam hukuman enam tahun penjara dan/atau denda maksimal Rp 1 miliar.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bareskrim Polri Tahan Maaher At-Thuwailibi untuk 20 Hari ke Depan"
Penulis : Devina Halim
Editor : Diamanty Meiliana

Editor: Sri Handayani1
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved