Rekor Penambahan Kasus Harian Covid-19 Capai 8.854, Jokowi Singgung Potensi Indonesia Lockdown
Indonesia kembali mencatat rekor penambahan kasus harian Covid-19 pada Rabu (6/1/2021).
TRIBUNTERNATE.COM - Presiden Joko Widodo menyinggung soal kemungkinan Indonesia lockdown sebagai akibat dari pandemi Covid-19 yang belum kunjung membaik.
Sebagaimana diketahui, Indonesia kembali mencatat rekor penambahan kasus harian Covid-19 pada Rabu (6/1/2021).
Menurut data pemerintah, selama 24 jam terakhir kemarin, ada 8.854 kasus positif Covid-19.
Angka itu menjadi penambahan kasus harian tertinggi, setelah sebelumnya pada 3 Desember 2020, rekor harian mencapai 8.369 kasus.
Dengan demikian, hingga Rabu, tercatat ada 788.402 kasus Covid-19 di Tanah Air.
Berdasarkan data, positivity rate atau tingkat penularan Covid-19 yaitu sebesar 15,4 persen.
Kemudian, pasien Covid-19 sembuh bertambah 6.767 orang, sehingga jumlahnya menjadi 652.513 orang.
Sementara itu, ada penambahan 187 kasus kematian akibat Covid-19. Maka, pasien Covid-19 meninggal dunia menjadi 23.296 orang.
Secara kumulatif, pemerintah telah memeriksa 7.645.288 spesimen Covid-19 dari 5.106.017 orang.
Baca juga: Update Covid-19 di Indonesia Rabu, 6 Januari 2021: 8.854 Kasus Baru, Tertinggi Sejak Awal Pandemi
Baca juga: Dinyatakan Dokter Positif Covid-19 tapi Hasil Tes PCR Negatif, Kalina Ocktaranny Minta Doa
Presiden ingatkan potensi lockdown
Tingginya angka harian kasus positif Covid-19 di Tanah Air serta temuan varian baru virus SARS-Cov-2 yang disebut lebih cepat menular membuat pemerintah memutuskan untuk menarik rem darurat.
Pulau Jawa dan Bali menjadi fokus pemerintah untuk menjalani pembatasan kegiatan pada 11-25 Januari 2021.
Presiden Joko Widodo mengingatkan semua pihak agar bekerja lebih keras dan serius dalam menerapkan pelacakan (tracing), pemeriksaan (testing) dan perawatan (treatment) kasus Covid-19.
Hal yang sama juga dia tekankan untuk penerapan protokol kesehatan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak (3M) di kalangan masyarakat.
"Kita harus betul- betul bekerja keras, kerja mati-matian, agar 3T dan 3M itu betul-betul bisa kita lakukan di lapangan. Sekali lagi, di lapangan," ujar Jokowi dalam rapat terbatas penanganan pandemi Covid-19 dan rencana pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Istana Kepresidenan, Rabu (6/1/2021).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/presiden-jokowi-beberkan-pengertian-lockdown.jpg)