Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Kisah Pilu Yaman Zai, Istri dan Tiga Anaknya Jadi Penumpang Pesawat Sriwijaya Air SJ182

"Istri saya, lalu tiga anak saya jadi penumpang. Saya itu bekerja setahun lebih di sini, mereka mau ke sini mau liburan," ucapnya diiringi isak.

Tribunnews/Jeprima
Foto udara dari pesawat CN 295 milik TNI AU saat melakukan proses pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang jatuh di sekitar perairan Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, Minggu (10/1/2021). Dari udara terlihat tim SAR gabungan mencari serpihan dan korban pesawat Sriwijaya Air SJ182 serta terlihat tumpahan minyak yang diduga bahan bakar Sriwijaya Air SJ182. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNTERNATE.COM - Insiden kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang jatuh di perairan antara Pulau Laki-Lancang, Kepulauan Seribu pada Sabtu (9/1/2021) menyisakan duka mendalam bagi Yaman Zai, seorang pria asal Nias, Sumatera Barat.

Ia tak mampu menutupi kesedihan karena istri dan ketiga anaknya adalah penumpang di atas pesawat nahas tersebut.

Rencana liburan bersama keluarga di Pontianak seketika berubah menjadi duka.

Mata Yaman Zai basah. Perasaan sedih dan kehilangan menyelimuti pikirannya saat dirinya tiba di Bandara Supadio, Pontianak.

Yaman Zai sudah satu tahun tinggal di Pontianak. Ia mengatakan istri dan ketiga anaknya berangkat menuju Pontianak dari Bandara Internasional Soekarno Hatta.

Baca juga: Duka Cita Tokoh Politik atas Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ182, Fadli Zon hingga Fahri Hamzah

Baca juga: Titik Lokasi Diduga Tempat Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ182 Ditemukan

Foto udara dari pesawat CN 295 milik TNI AU saat melakukan proses pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di sekitar perairan Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, Minggu (10/1/2021). Dari udara terlihat tim SAR gabungan mencari serpihan dan korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182 serta terlihat tumpahan minyak yang diduga bahan bakar Sriwijaya Air SJ 182. Tribunnews/Jeprima
Foto udara dari pesawat CN 295 milik TNI AU saat melakukan proses pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di sekitar perairan Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, Minggu (10/1/2021). Dari udara terlihat tim SAR gabungan mencari serpihan dan korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182 serta terlihat tumpahan minyak yang diduga bahan bakar Sriwijaya Air SJ 182. Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/Jeprima)

"Istri saya, lalu tiga anak saya jadi penumpang. Saya itu bekerja setahun lebih di sini, mereka mau ke sini mau liburan," ucapnya diiringi isak.

Bahkan, dikatakannya, turut pula anaknya yang baru lahir beberapa bulan lalu pun ikut menjadi penumpang di pesawat yang belum diketahui keberadaannya ini.

"Tadi terakhir kontak saya setengah dua siang tadi, mereka sudah di bandara, makanya saya tunggu tunggu, paling kan biasa satu jam sudah sampai, tapi ditunggu tidak datang, ditelepon tidak aktif," katanya yang berasal dari Pulau Nias.

Sejumlah keluarga penumpang pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ182, menangis histeris di Bandara Internasional Supadio saat mengetahui pesawat yang di tumpangi Keluarganya hilang kontak.

Foto udara dari pesawat CN 295 milik TNI AU saat melakukan proses pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di sekitar perairan Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, Minggu (10/1/2021). Dari udara terlihat tim SAR gabungan mencari serpihan dan korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182 serta terlihat tumpahan minyak yang diduga bahan bakar Sriwijaya Air SJ 182. Tribunnews/Jeprima
Foto udara dari pesawat CN 295 milik TNI AU saat melakukan proses pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di sekitar perairan Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, Minggu (10/1/2021). Dari udara terlihat tim SAR gabungan mencari serpihan dan korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182 serta terlihat tumpahan minyak yang diduga bahan bakar Sriwijaya Air SJ 182. Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/Jeprima)

Baca juga: Wijin Ungkap Reaksi Dirinya Saat Pertama Kali Tahu Video Syur Gisella Anastasia dan Michael Yukinobu

Baca juga: Kepala KNKT: Pesawat Boeing 737-500 Sriwijaya Air SJ182 Sudah Berusia Sekitar 25-26 Tahun

Baca juga: Kisah Rombongan Batal Naik Sriwijaya Air SJ182: Tidak Bawa Hasil Tes Swab PCR, Pilih Refund Tiket

Pesawat Sriwijaya Air SJ182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pada Sabtu, 9 Januari 2021.

Pesawat jenis boeing 737-500 tipe klasik ini diduga jatuh di sekitar Kepulauan Seribu.

Dari data yang ada, awak kabin yang bertugas di pesawat tersebut yakni SFA Dhika, FA Okky Bisma, FA Mia Tresetyani, dan FA Gita Lestari.

Sementara, pilot pesawat adalah Capt Afwan dan FO Diego Mamahit.

Sementara Juru Bicara Kementerian Perhubungan RI Adita mengonfirmasi bahwa pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pada Sabtu 9 Januari 2021.

Pesawat hilang kontak saat berada di atas kawasan Kepulauan Seribu.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved