Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Profil Singkat Ambroncius Nababan, Tersangka Kasus Dugaan Rasisme terhadap Aktivis Natalius Pigai

Ambroncius Nababan telah ditangkap setelah pihak kepolisian melakukan gelar perkara dan ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan ujaran rasisme.

Tribunnews.com/Igman Ibrahim
Ambroncius Nababan. 

TRIBUNTERNATE.COM - Ketua Relawan Pro Jokowi-Ma'ruf Amin (Jomin), Ambroncius Nababan diduga telah melakukan tindakan rasisme terhadap aktivis Papua, Natalius Pigai.

Kini, Ambroncius Nababan telah ditangkap setelah pihak kepolisian melakukan gelar perkara dan ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan ujaran rasisme.

"Setelah dilakukan gelar perkara, kesimpulannya adalah menaikkan status atas nama AN menjadi tersangka. Kemudian tadi setelah status dinaikkan menjadi tersangka, tadi sore penyidik Siber Bareskrim Polri menjemput yang bersangkutan," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Argo Yuwono, diberitakan Tribunnews.com, Selasa (26/1/2021).

Lantas, siapa sosok Ambroncius Nababan?

Dikutip dari dct.kpu.go.id, Ambroncius Nababan mempunyai nama lengkap Drs Ambroncius I.M Nababan.

Ia lahir di Taruntung, Sumatera Utara, pada 5 Juli 1957.

Ambroncius menikah dengan seorang wanita bernama Fransisca Sitompul, dan dikaruniai satu orang anak.

Ambroncius Nababan.
Ambroncius Nababan. (Tribunnews.com/Igman)

Baca juga: Jokowi 3 Kali Rombak Kabinet hingga Lantik Kapolri pada Rabu Pon, Ini Kata Pengamat Budaya

Baca juga: Duduk Perkara Sri Bintang Pamungkas Gugat BCA Rp 10 Miliar hingga Tanggapan Manajemen BCA

Baca juga: Arie Kriting: Melanesian Tidak Lebih Buruk atau Rendah, Bukan Salah Kita Jika Mereka Jadi Rasis

Riwayat Pendidikan

Ia pernah bersekolah di SD Teladan pada 1963-1970.

Lalu, melanjutkan ke SMP Negeri XII pada 1970-1973.

Ambroncius menempuh pendidikan di SMA APIPSU pada 1979-2988.

Ia lulus dari Universitas Sumatera Utara (USU) tahun1988.

Riwayat Organisasi

Calon legislatif DPR RI periode 2014-2019 ini pernah menjadi Ketua DPC SOKSI Medan Baru pada 1997.

Ia juga sempat menjadi Ketua Baladhika Karya Medan pada 1998.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved