Breaking News:

Sejarah Pendirian Partai Demokrat Versi Jhoni Allen Marbun dan Versi SBY, Apa Perbedaannya?

Jhoni membeberkan SBY hanya menyumbang Rp 100 juta dalam bentuk empat lembar travel check di hotel daerah Bogor dalam partisipasinya pada Pemilu 2004

Editor: Rizki A
Istimewa
Lambang Partai Demokrat 

Ia juga secara terang-terangan menyebut SBY bukan merupakan pendiri partai Demokrat dan tidak berdarah-darah membangunnya.

Pernyataan Jhoni itu langsung dibantah oleh Partai Demokrat.

Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra mengatakan, SBY justru memiliki peran yang kuat dalam membangun Partai.

Lantas bagaimana pendirian Partai Demokrat menurut Jhoni Allen Marbun dan SBY?

Baca juga: Video Terobos Ring 1 Viral, Bikers Minta Maaf, Paspampres Ingatkan Masyarakat Bijak Bermedsos

Baca juga: Penjelasan Komnas HAM tentang 12 Kasus Pelanggaran HAM Berat yang Mandek Penyelesaiannya

Baca juga: 12 Terduga Teroris Ditangkap di Jawa Timur: Senjata Api Rakitan Disita, Terafiliasi dengan Al Qaeda

Berikut Tribunnews.com rangkum perbedaan versi SBY dan Jhoni Allen soal sejarah pendirian Partai Demokrat:

Versi SBY

Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra menjelaskan sejarah berdirinya Partai Demokrat.

Menurutnya, gagasan membentuk Partai Demokrat dimulai ketika SBY kalah dari Hamzah Haz untuk menjadi calon Wakil Presiden Megawati Soekarnoputri dalam pemilihan di Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) pada 2001.

Kemudian, satu di antara pendiri Partai Demokrat, almarhum Ventje Rumangkang menyarankan SBY mendirikan partai.

"Bapak Ventje menyampaikan bahwa banyak orang yang menginginkan SBY menjadi pemimpin nasional, termasuk menjadi wakil presiden."

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved