Breaking News:

Sejarah Pendirian Partai Demokrat Versi Jhoni Allen Marbun dan Versi SBY, Apa Perbedaannya?

Jhoni membeberkan SBY hanya menyumbang Rp 100 juta dalam bentuk empat lembar travel check di hotel daerah Bogor dalam partisipasinya pada Pemilu 2004

Editor: Rizki A
Istimewa
Lambang Partai Demokrat 

TRIBUNTERNATE.COM - Beberapa waktu lalu, isu kudeta atau pengambilalihan kepemimpinan secara paksa menerpa tubuh Partai Demokrat.

Gerakan kudeta itu diungkap oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Gerakan pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat secara paksa itu disebutnya terdiri atas kader partai secara fungsional, mantan kader, dan non-kader.

Kini gonjang-ganjing dalam tubuh Partai Demokrat semakin memanas.

Bahkan, gonjang-ganjing tersebut membuat Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat yang juga Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) turun gunung.

Ia dengan tegas memperingatkan pihak yang terlibat dalam isu kudeta jika Partai Demokrat tidak diperjualbelikan.

Tidak hanya itu, isu kudeta juga sampai membuat Partai Demokrat memecat dengan tidak hormat tujuh kader yang memprakarsai gerakan ini.

Namun akhirnya, beberapa kader yang dipecat buka suara mengenai tindakan pemecatannya.

Ini beda versi SBY dan Jhoni Allen soal pendirian Partai Demokrat, Jhoni singgung SBY hanya menyumbang Rp100 juta.
Ini beda versi SBY dan Jhoni Allen soal pendirian Partai Demokrat, Jhoni singgung SBY hanya menyumbang Rp100 juta. (Kolase Tribunnews.com)

Satu di antara kader yang buka suara mengenai pemecatannya adalah Jhoni Allen Marbun.

Anggota DPR RI dari Fraksi Demokrat ini justru menantang dan menyebut justru SBY-lah yang melakukan kudeta di tubuh Partai Demokrat.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved