Breaking News:

Tips Kesehatan

Ini 10 Tanda Tubuh Kekurangan Zat Besi yang Perlu Diwaspadai, Kulit Memucat hingga Rambut Rontok

Kekurangan zat besi bisa membuat oksigen dalam tubuh berkurang yang menyebabkan Anda merasa kelelahan, kulit menjadi pucat dan rambut rontok.

Penulis: Ronna Qurrata Ayun | Editor: Rizki A
Pexels/Andrea Piacquaido
Ilustrasi kelelahan yang sangat berat atau tidak biasa yang disebabkan oleh kekurangan zat besi dalam tubuh. 

TRIBUNTERNATE.COM - Kekurangan zat besi bisa membuat sel darah merah yang bertugas membawa oksigen ke seluruh tubuh tidak berfungsi secara optimal.

Dalam dunia medis, kondisi kekurangan zat besi dikenal sebagai anemia defisiensi zat besi.

Fungsi utama zat besi yakni membawa oksigen dalam hemoglobin sel darah merah ke seluruh tubuh.

Saat kadar zat besi dalam tubuh terlalu rendah, produksi sel darah merah jadi terhambat, sehingga menyebabkan tubuh kekurangan oksigen.

Oleh karena zat besi berperan penting bagi tubuh, Anda harus mengenali sejumlah tanda kekurangan zat besi yang perlu diwaspadai.

Mengutip dari laman Healthline, berikut 10 tanda dan gejala kekurangan zat besi, dimulai dari yang paling umum:

Ilustrasi kelelahan
Ilustrasi kelelahan (Pexels/Andrea Piacquaido)

1. Kelelahan parah

Merasa sangat lelah adalah salah satu gejala kekurangan zat besi yang paling umum.

Kelelahan ini terjadi karena tubuh Anda kekurangan oksigen.

Oksigen berkurang karena produksi protein hemoglobin terhambat lantaran minimnya zat besi dalam tubuh.

Tanpa hemoglobin yang memadai, oksigen yang beredar di jaringan dan otot tubuh juga ikut berkurang.

Selain itu, jantung juga dipaksa bekerja lebih keras untuk memindahkan darah yang kaya oksigen ke seluruh tubuh.

Hal itu juga bisa menyebabkan kelelahan.

Baca juga: Kerap Haus saat Puasa? Berikut Tips untuk Menjaga Tubuh Tetap Terhidrasi selama Ramadhan

2. Kulit pucat

Kulit pucat, terutama di bagian dalam kelopak mata bawah, juga bisa menjadi tanda kekurangan zat besi.

Hemoglobin dalam sel darah merah dapat memberi warna merah pada darah.

Sehingga, orang yang kekurangan zat besi warna darahnya cenderung tidak terlalu merah.

Selain di bagian dalam kelopak mata bagian bawah, kulit pucat pada orang yang kekurangan zat besi bisa terlihat di wajah, gusi, dan bibir.

3. Sesak napas

Hemoglobin memungkinkan sel darah merah mengangkut oksigen ke seluruh tubuh.

Ketika kadar hemoglobin rendah karena terdampak kekurangan zat besi, otot jadi kekurangan oksigen untuk beraktivitas.

Akibatnya, laju pernapasan ikut meningkat seiring upaya tubuh untuk mendapatkan lebih banyak oksigen.

Tak pelak, banyak orang sesak napas saat kekurangan oksigen.

Ilustrasi Sakit Kepala atau Pusing. (SHUTTERSTOCK)
Ilustrasi Sakit Kepala atau Pusing. (SHUTTERSTOCK) (Tribunnews.com)

4. Sakit kepala dan pusing

Sakit kepala dan pusing bisa menjadi gejala kekurangan oksigen, terutama pada wanita.

Sakit kepala dapat terjadi karena otak kekurangan oksigen akibat rendahnya kadar hemoglobin.

Hal itu membuat pembuluh darah di otak membengkak, tertekan, dan memicu sakit kepala.

5. Jantung berdebar-debar

Ciri-ciri kekurangan zat besi dapat berupa jantung berdebar-debar.

Hal ini terjadi lagi-lagi karena minimnya pasokan oksigen ke tubuh.

Kekurangan zat besi membuat kadar hemoglobin rendah dan oksigen yang diangkut ke seluruh tubuh ikut berkurang.

Hal itu menyebabkan detak jantung berpacu lebih cepat.

Jika tidak segera ditangani, kondisi ini bisa menyebabkan jantung bengkak sampai gagal jantung.

Baca juga: Jangan Disepelekan! Ini 8 Bahaya Kurang Tidur bagi Tubuh, Memperburuk Ingatan hingga Risiko Diabetes

6. Rambut dan kulit yang kering dan rusak

Tanda kekurangan zat besi lainnya terlihat pada rambut dan kulit yang kering dan rusak.

Zat besi menunjang pertumbuhan rambut dan regenerasi sel kulit.

Tanpa asupan yang cukup, rambut jadi gampang rontok dan kulit menjadi kering.

7. Lidah dan mulut bengkak atau nyeri

Gejala kekurangan zat besi juga terpantau di sekitar mulut.

Lidah bengkak, radang, pucat, atau terlihat halus menandakan tubuh kekurangan zat besi.

Selain itu, gejala lainnya bisa berupa mulut kering, rasa panas di mulut, ada retakan merah yang sakit di sudut mulut, dan munculnya sariawan.

8. Kaki gelisah

Kekurangan zat besi berkaitan dengan sindrom kaki gelisah.

Hal itu ditandai dengan keinginan untuk terus-menerus menggerakkan kaki saat tidak ada kegiatan atau istirahat.

Kaki gelisah biasanya lebih buruk di malam hari, tak jarang sampai membuat penderitanya susah tidur.

9. Kuku rapuh

Kuku yang cenderung mudah rapuh atau retak juga menjadi tanda Anda mengalami kekurangan zat besi.

Setelah kukunya rapuh, orang yang kekurangan zat besi bentuk kukunya bisa berubah mirip sendok, di mana bagian tengah kuku menukik sementara ujungnya terangkat mirip sendok.

10. Tanda lainnya

Selain beberapa tanda kekurangan zat besi di atas, orang yang kekurangan asupan mineral penting ini juga terkadang mengidam atau ingin makan sesuatu yang aneh.

Misalkan makan tanah, es batu, kertas, dan sebagainya.

Di beberapa kasus lainnya, orang yang kekurangan zat besi juga bisa mengalami depresi, tangan dan kakinya gampang dingin, serta lebih mudah terserang infeksi.

Untuk memastikan apakah seseorang kekurangan zat besi atau tidak, lakukan pemeriksaan kesehatan apabila merasakan tanda-tanda di atas.

Untuk menghindari kekurangan zat besi, pastikan kebutuhan zat besi Anda terpenuhi setiap harinya.

Caranya dengan makan makanan penambah zat besi yang banyak terkandung dalam protein hewani dan protein nabati.

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved