Ramadhan 2021
Cerita Islami Pengisi Waktu Ngabuburit: Sebuah Penghargaan untuk Pakaian Mewah
Berikut cerita islami pengisi waktu ngabuburit: Sebuah penghargaan untuk pakaian mewah.
Bahkan tuan rumah tidak mengakuinya dan membuang muka.
Melihat semua ini, Syekh Saadi diam-diam meninggalkan pesta dan pergi ke toko tempat persewaan pakaian.
Di sana dia memilih gaun brokat mewah yang disulam dengan emas di pinggirannya.
Dia memilih turban mewah dan ikat pinggang sebagai pelengkap.
Saat dia mengenakan gaun sewaan dan melihat ke cermin, dia melihat dirinya seperti orang yang berbeda.
Setelah itu, ia kembali ke tempat di mana pernikahan anak pedagang kaya itu digelar.
Dia memasuki ruang makan dan kali ini disambut dengan tangan terbuka.
Tuan rumah memeluknya seperti yang akan dia lakukan kepada seorang teman lama dan memujinya atas pakaian yang dia kenakan.
Saat melihatnya, sang pedagang kaya berkata, "Dan inilah penyair favorit kami. Apa yang membuatmu begitu lama, teman? Kami telah lama menunggumu! Baik sekali kamu mau datang. Pertemuan ini pasti tidak akan lengkap tanpa kebaikan kehadiranmu!"
Namun, Saadi tidak mengucapkan sepatah kata pun dan membiarkan tuan rumah membawanya ke ruang makan tempat para tamu lain berkumpul.
Hidangan lezat telah ditata di atas karpet besar.
Saadi ditawari tempat duduk dengan bantal empuk.
Makanan disajikan dengan peralatan makan yang bagus yang terbuat dari perak.
Tuan rumah menyuguhkan makaan kepada Syekh Saadi sendiri.
Ia menyajikan sup ayam dan nasi harum kepadanya. Setelah itu, sesuatu yang aneh terjadi.
Baca juga: Cerita Islami Pengisi Waktu Ngabuburit: Berlomba-lombalah untuk Berbuat Kebaikan
Baca juga: Cerita Islami Pengisi Waktu Ngabuburit: Kisah Salman Al Farisi, Sahabat Nabi yang Rendah Hati