Kamis, 11 Juni 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Kapal Selam Milik TNI AL Hilang Kontak

Kapal Selam KRI Nanggala-402 Hilang, Kapal Penyelamat dari Malaysia dan Singapura Bantu Pencarian

Lebih dari 24 jam setelah KRI Nanggala-402 dilaporkan hilang, negara sahabat menawarkan bantuan dalam misi pencarian.

Tayang:
CYPRIANUS ANTO SAPTOWALYONO
Kapal selam KRI Nanggala-402 berlayar mendekati dermaga Indah Kiat di Kota Cilegon, Banten, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNTERNATE.COM - Salah satu dari lima kapal selam yang dimiliki Indonesia, KRI Nanggala-402, dilaporkan hilang kontak pada Rabu (21/4/2021) sekitar pukul 03:00 WITA.

KRI Nanggala-402 hilang kontak saat berada di perairan sekitar 95 kilometer utara Pulau Bali.

Ada 53 orang yang terdiri atas 49 anak buah kapal (ABK), seorang komandan satuan, dan tiga personel senjata yang dibawa kapal selam tersebut.

Rencananya KRI Nanggala-402 akan latihan penembakan rudal di laut Bali, Kamis (22/4/2021) yang akan dihadiri langsung Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono.

Diketahui, kontak dengan kapal selam KRI Nanggala 402 hilang pada jam 4.30 pagi.

Sebelumnya, kapal tersebut sudah meminta izin untuk menyelam pada jam 3 pagi.

Kapal selam KRI Nanggala-402 berlayar mendekati dermaga Indah Kiat di Kota Cilegon, Banten, beberapa waktu lalu.
Kapal selam KRI Nanggala-402 berlayar mendekati dermaga Indah Kiat di Kota Cilegon, Banten, beberapa waktu lalu. (CYPRIANUS ANTO SAPTOWALYONO)

Kapal Penyelamat dari Singapura dan Malaysia Menuju Lokasi

Lebih dari 24 jam setelah KRI Nanggala-402 dilaporkan hilang, negara sahabat menawarkan bantuan dalam misi pencarian.

Kapal penyelamat dari Singapura dan Malaysia diturunkan untuk membantu misi pencarian KRI Nanggala-402.

Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Achmad Riad mengatakan, Singapura mengirimkan kapal MV Swift Rescue, Kamis (22/4/2021) pagi.

"Swift Rescue diperkirakan akan tiba di lokasi pada 24 April," kata Achmad Riad dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Channel News Asia.

MV Swift Rescue dari Singapura
MV Swift Rescue dari Singapura (Facebook/Ng Eng Hen)

Baca juga: Faktor Usia hingga Sabotase, Ini Kemungkinan Penyebab Hilangnya Kapal Selam KRI Nanggala-402

Baca juga: Akui Dipanggil Presiden Jokowi ke Istana pada Pekan Lalu, Rapsel Ali: Saya Nggak Mau Berandai-andai

Baca juga: TNI Kerahkan KRI Spica Cari Kapal Selam KRI Nanggala yang Hilang Kontak, Ini Kecanggihannya

Melalui sebuah unggahan di Facebook, Menteri Pertahanan Singapura Dr Ng Eng Hen mengatakan, kapal selam penyelamat "diberangkatkan secepatnya kemarin sore, secepat dia bisa bersiap-siap."

Hal ini diputuskan setelah panglima angkatan lautnya menerima permintaan bantuan dari Indonesia.

"Tim medis juga ditambahkan ke kru reguler jika perawatan hiperbarik diperlukan," kata Dr Ng Eng Hen.

"Hubungan militer kami dengan Indonesia sangat erat, dibangun selama bertahun-tahun lewat latihan bilateral dan keterlibatan di semua tingkatan. Wajar jika kami melakukan apa pun yang kami bisa untuk membantu di saat-saat seperti ini."

Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved