Breaking News:

Kesaksian WNI Terkait Tsunami Covid-19 yang Terjadi di India: Ini Peristiwa Nyata

Kesaksian WNI atas tsunami Covid-19 di India, mulai dari masyarakat yang berebut rumah sakit hingga korban Covid-19 yang bergelimpangan setiap harinya

Punit PARANJPE/AFP
Seorang petugas kesehatan yang mengenakan peralatan Pelindung Pribadi (APD) berdiri bersama pasien saat dipindahkan ke unit perawatan intensif (ICU), di dalam ambulans di pusat pemulihan untuk merawat pasien virus corona Covid-19, di Mumbai pada 22 April 2021. 

TRIBUNTERNATE.COM - Tak hanya warga India, sejumlah warga negara Indonesia (WNI) yang ada di sana kini juga tengah dihadapkan dengan gelombang besar tsunami Covid-19.

Mereka menjadi saksi ledakan kasus Covid-19 di India, mulai dari masyarakat yang berebut rumah sakit hingga korban Covid-19 yang bergelimpangan setiap harinya.

Hal ini dibenarkan oleh seorang WNI yang merupakan mahasiswa Jawaharlai Nehru University (JNU), Mohd. Agoes Aufiya.

Berita-berita yang beredar tentang tsunami Covid-19 di India, kata Agoes, merupakan sebuah peristiwa nyata.

Bahkan dalam 24 jam terakhir, India masih terus memecahkan rekor kasus Covid-19 dengan total pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 379 ribu orang.

“Ketersediaan Covid-19 ICU bed rumah sakit yang ada di kota New Delhi untuk tempat tidur ICU dari 4.821 yang tersedia, yang sudah digunakan atau terpakai yaitu 4.803.”

“Sehingga, hanya 18 tempat tidur ICU rumah sakit yang tersisa,” kata Agoes dikutip dari humas.polri.go.id, Jumat (30/4/2021).

Agoes mengatakan, tidak sedikit pasien Covid-19 yang sudah kritis dan tak kunjung mendapatkan penanganan rumah sakit hingga akhirnya meninggal dunia.

Baca juga: WHO Sebut Virus Corona Varian B1617 India Telah Menyebar di 17 Negara, Ini Penyebab Tsunami Covid-19

Baca juga: Dirjen WHO: Gambaran Situasi Pandemi Covid-19 di India Sangat Memilukan

“Memang banyak sekali warga India, terutama di kota New Delhi mencoba melakukan perawatan di rumah sakit ini sudah overload, tidak bisa menampung lagi,” terang Agoes.

“Sejauh ini kita memiliki grup Whatsapp yang dikelola Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di New Delhi.”

Halaman
1234
Penulis: Ronna Qurrata Ayun
Editor: Rohmana Kurniandari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved