Ramadhan 2021
Ramadhan 2021 - Cerita Islami Pengisi Waktu Ngabuburit: Pelajaran Hidup dari Tiga Orang Sahabat
Berikut cerita islami pengisi waktu ngabuburit: Pelajaran Hidup dari Tiga Orang Sahabat
TRIBUNTERNATE.COM - Mengisi waktu ngabuburit di bulan Ramadhan 2021 dengan membaca cerita islami dapat menjadi pilihan yang menyenangkan sambil menunggu buka puasa.
Selain menghibur, kita juga dapat mengambil hikmah dari kisah yang kita baca.
Berikut cerita islami pengisi waktu ngabuburit yang dilansir oleh TribunTernate.com dari Islam Can.
Pelajaran Hidup dari Tiga Orang Sahabat
Suatu hari, ada tiga orang teman datang ke kota New York.
Mereka memutuskan untuk menginap di sebuah hotel selama kunjungan mereka di sana.
Kebetulan kamar mereka berada di lantai 60.
Hotel tersebut memiliki kebijakan bahwa setiap malam setelah pukul 12:00, elevator ditutup untuk alasan keamanan.
Keesokan harinya, ketiga sahabat itu menyewa mobil dan pergi berkeliling kota.
Mereka menikmati film, konser, dan hal lainnya sepanjang hari.
Baca juga: Ramadhan 2021 - Cerita Islami Pengisi Waktu Ngabuburit: Ganjaran bagi Orang yang Mau Memaafkan
Baca juga: Ramadhan 2021 - Cerita Islami Pengisi Waktu Ngabuburit: Allah Menjamin Rezeki bagi Setiap Hamba-Nya
Baca juga: Ramadhan 2021 - Cerita Islami Pengisi Waktu Ngabuburit: Takdir Kematian Manusia
Tiba-tiba mereka teringat bahwa mereka harus kembali ke hotel sebelum jam 12 pagi.
Ketika mereka tiba, sudah lebih dari jam 12 malam dan lift pun telah dimatikan.
Tidak ada cara lain untuk kembali ke kamar mereka selain naik tangga sampai ke lantai 60.
Untuk menghadapi permasalahan ini, seseorang dari ketiga teman tersebut mendapat sebuah ide.
Dia berkata, "Untuk 20 lantai pertama, aku akan menceritakan lelucon agar kita terus maju. Kemudian salah satu dari kita bisa mengucapkan cerita kebijaksanaan untuk 20 lantai berikutnya. Kemudian, kita akan melalui 20 lantai sisanya dengan cerita sedih."
Setelah itu, salah satu teman memulai dengan lelucon.
Dengan tawa dan kegembiraan, mereka mencapai lantai 20.
Sekarang, seorang teman yang lain mulai menceritakan kisah-kisah yang penuh kebijaksanaan.
Mereka pun belajar banyak saat mencapai lantai 40.
Setelah itu, sisa 20 lantai selanjutnya adalah untuk cerita sedih.
Apa manfaat yang dapat kita petik dari cerita ini?
Kisah ini menyerupai siklus hidup kita.
Baca juga: Cerita Islami Pengisi Waktu Ngabuburit: Perilaku Lembut Rasulullah SAW Menyentuh Hati Seorang Badui
Baca juga: Cerita Islami Pengisi Waktu Ngabuburit: Dua Hal yang Dikhawatirkan Rasulullah SAW, Apa Itu?
Selama 20 tahun pertama hidup kita, kita menghabiskan waktu dengan bercanda dan menikmati apa pun yang ada di luar sana saat masih muda.
Kemudian, setelah kita mencapai usia 20 tahun, kita pergi ke dunia kerja, menikah, punya anak dan inilah saatnya kita menggunakan kebijaksanaan kita.
Kemudian, jika kita mencapai usia 40, kita akhirnya melihat rambut putih dan mulai berpikir bahwa hidup saya akan segera berakhir.
Oleh karena itu, akan lebih baik jika kita memulai hidup kita sejak awal dengan mengingat kematian.
Dibandingkan jika kita mempersiapkannya di akhir hidup ketika hanya tinggal sedikit waktu dan tenaga yang kita miliki untuk beribadah kepada Allah sepenuhnya.
(TribunTernate.com/Qonitah)