Breaking News:

Mudik Lebaran 2021

Hari Pertama Larangan Mudik, 2000 Kendaraan di Karawang dari Arah Jakarta Diminta Putar Balik

Sejak Kamis dini hari, petugas gabungan telah meminta 2.000 kendaraan yang akan masuk wilayah Jawa Barat dari arah Jakarta untuk putar balik.

Penulis: Qonitah Rohmadiena
Editor: Rohmana Kurniandari
KOMPAS.COM/GHINAN SALMAN
Sejak Kamis (6/5/2021) dini hari, petugas gabungan telah meminta 2.000 kendaraan yang akan masuk wilayah Jawa Barat dari arah Jakarta untuk putar balik. 

TRIBUNTERNATE.COM - Hari ini, Kamis (6/5/2021) larangan mudik Lebaran 2021 resmi diberlakukan.

Petugas gabungan menjaga di jalur tol dan jalur arteri Karawang, Jawa Barat.

Sejak Kamis dini hari, petugas gabungan telah meminta 2.000 kendaraan yang akan masuk wilayah Jawa Barat untuk putar balik.

Kendaraan yang diputarbalikkan tersebut datang dari arah Jakarta.

Dalam penyekatan yang berlangsung sejak Rabu dini hari tadi, petugas mencatat sebanyak 8000 lebih kendaraan akan memasuki wilayah Jawa Barat.

Dua ribu kendaraan di antaranya diminta untuk putar balik.

"Dari sekitar 8000 lebih kendaraan, yang diputarbalikkan ada seperempatnya, sekitar 2000an,” kata Kombes Eddy Junaedi, Dirlantas Polda Jabar dikutip dari keterangannya yang disiarkan di kanal Youtube KompasTV Kamis (6/5/2021).

Menurut Eddy, kendaraan yang diminta putar balik tersebut rata-rata karena tidak mempunyai surat keterangan hasil Rapid Test Antigen maupun Test PCR. 

“Rata-rata tidak menggunakan surat keterangan hasil tes Rapid Antigen maupun Rapid PCR,” lanjut Eddy.

Baca juga: PT KAI Tegaskan KA Jarak Jauh Hanya untuk Perjalanan Mendesak, Bukan untuk Mudik

Baca juga: Mudik Dilarang tapi Wisata Dibolehkan, Sudjiwo Tedjo: Pemerintah Nggak Fokus, Kalah Sama John Wick

Menurut Eddy, tak hanya pemudik yang diminta putar balik, namun, karyawan yang tidak dapat menunjukkan surat tugas serta hasil tes rapid turut diminta untuk putar balik.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved