Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pria di Denpasar Meninggal Dua Hari setelah Divaksin AstraZeneca, Keluhkan Vertigo Sebelum Divaksin

"Iya (benar) ada warga meninggal, sebelumnya pada tanggal 22 lalu sempat mengikuti vaksinasi di Banjar," kata Mardika, Senin (24/5/2021).

BBC
ILUSTRASI jenazah. 

"Kita belum tahu penyebab pasti kematian yang bersangkutan ini, karena informasi yang kami terima, yang bersangkutan memiliki riwayat penyakit," ujar Dewa.

Dewa juga mengatakan, sebelum dipulangkan ke tempat asalnya di Banyuwangi, Jawa Timur, sempat dilakukan pemeriksaan jenazah Maulana oleh tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali.

"Kemarin (jenazah dibawa) oleh tim BPBD ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaaan," terang Dewa.

Dikutip Kompas.com, Rabu (26/5/2021), zenazah Abdullah Malanua (43) itu tidak diotopsi.

Usai dilakukan pemeriksaan, jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga.

Jenazah langsung dibawa pulang ke Banyuwangi, Jawa Timur yang merupakan tempat tinggal sang istri.

Kepala Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah, Kota Denpasar, dr. Kunthi Yulianti mengungkapkan, berdasarkan pemeriksaan luar, tak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

Dalam pemeriksaan ini, polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara di kamar indekos yang ditinggali Maulana.

Tak hanya itu, pihak kepolisian juga telah mengumpulkan informasi dari beberapa saksi.

"Polisi sudah melakukan investigasi dan berkoordinasi dengan kami (Tim Forensik RSUP Sanglah) untuk menentukan cara kematian (Maulana)."

"(Untuk memeriksa atas kejadian) itu memerlukan pemeriksaan dokter forensik, saksi, hingga pemeriksaan TKP," terang dr. Kunthi saat ditemui di RSUP Sanglah Denpasar, Senin (24/5/2021).

Dr. Kunthi mengatakan jika polisi sudah menyerahkan jenazah ke keluarga, artinya tugas polisi sudah selesai.

"Jadi dari polisi sendiri sudah menyerahkan jenazah ke keluarga, jadi dari polisi sudah selesai," kata dr. Kunthi.

Menurut dr. Kunthi, penyebab kematian korban hanya dapat diketahui dari proses otopsi pada korban.

Namun, karena pertimbangan dari keluarga hingga investigasi yang dilakukan oleh pihak kepolisian dirasa cukup, maka otopsi tak dilakukan.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved