Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pria di Denpasar Meninggal Dua Hari setelah Divaksin AstraZeneca, Keluhkan Vertigo Sebelum Divaksin

"Iya (benar) ada warga meninggal, sebelumnya pada tanggal 22 lalu sempat mengikuti vaksinasi di Banjar," kata Mardika, Senin (24/5/2021).

BBC
ILUSTRASI jenazah. 

Jika hanya melakukan pemeriksaan dari luar, dr. Kunthi mengatakan tidak dapat secara pasti menyampaikan penyebab meninggalnya Maulana.

"Jadi kalau dari pemeriksan luar, saya tetap mengatakan penyebab kematian tidak dapat ditentukan," tuturnya.

Dirinya juga tak mau berspekulasi mengenai waktu kematian yang terjadi setalah mengikuti vaksinasi Covid-19.

Hal ini lantaran dari pihak rumah sakit belum menerima laporan mengenai jadwal vaksinasi yang dilakukan korban.

"Saya juga tidak tahu pasti apakah betul beliau habis divaksin, tapi kami melakukan pemeriksaan luar atas permintaan polisi."

"Jadi dari polisi yang sudah investigasi disana mengatakan cukup, maka jenazahnya bisa diserahkan ke keluarga."

"Maka kami mengikuti sesuai permintaan polisi, bahwa jenazah bisa diserahkan," kata dia.

Sementara itu, Hadi (39) yang merupakan sepupu korban mengaku sudah mengikhlaskan kepergian Malanua.

Pihak keluarga sepakat untuk menolak otopsi dengan alasan agar jenazah bisa segera disemayamkan.

"Agar cepat selesai, di keluarga sana (Banyuwangi) juga ingin cepat, kita ikhlaskan saja, agar jenazah tenang dan kita bawa pulang," kata Hadi di RSUP Sanglah.

Hadi membenarkan bahwa Malanua memang memiliki riwayat penyakit hipertensi.

Namun ia tak mau berspekulasi lebih jauh perihal penyebeb kematian Malanua.

Hadi mengatakan, pihak keluarga juga sudah mengantongi surat perjalanan untuk membawa Malanua ke Banyuwangi, Jawa Timur.

"Surat perjalanan dari polisi sudah ada, intinya sudah selesai," pungkas Hadi.

(Tribunnews.com/Galuh Widya Wardani)(Kompas.com/Ach. Fawaidi)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Seorang Warga Denpasar Bali Meninggal Dunia, 2 Hari Sebelumnya Sempat Ikuti Vaksinasi AstraZeneca

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved