Breaking News:

Video Bupati Alor Marahi dan Usir 2 Staf Kemensos RI, Penyebabnya Soal Santunan Korban Siklon Seroja

Dalam video, terdengar Bupati Amon Djobo marah dan menyebut soal pendistribusian bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) Kementerian Sosial RI.

Istimewa
Video Bupati Alor NTT Amon Djobo tampak memarahi staf Kementerian Sosial RI. 

TRIBUNTERNATE.COM - Sebuah video yang memperlihatkan Bupati Alor Nusa Tenggara Timur (NTT), Amon Djobo marah-marah kepada dua staf Kementerian Sosial (Kemensos) viral di media sosial.

Video viral itu berdurasi 03.09 menit dan diterima Pos Kupang pada Selasa (1/6/2021).

Dalam video, tampak Bupati Amon Djobo yang mengenakan pakaian safari warna merah dengan paduan topi sedang memarahi dua orang.

Saat itu, Bupati Amon tampak sedang duduk di kursi bambu dan memarahi dua orang yang diketahui sebagai staf Tri Rismaharini dari Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia.

Dalam video, terdengar Bupati Amon Djobo marah dan menyebut soal pendistribusian bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) Kementerian Sosial RI.

Bupati Amon terdengar marah karena bantuan sosial yang seharusnya diurus oleh daerah, malah diurus oleh DPRD Alor.

Selain marah kepada staf Menteri Sosial Tri Rismaharini, Bupati Amon juga mengusir staf Kementerian Sosial agar segera meninggalkan Kabupaten Alor.

Video Bupati Alor NTT Amon Djobo tampak memarahi staf Kementerian Sosial RI.
Video Bupati Alor NTT Amon Djobo tampak memarahi staf Kementerian Sosial RI. (Istimewa)

Baca juga: Viral Video Pengantin Wanita Beratraksi Debus Patahkan Besi di Pernikahannya, Tuai Beragam Reaksi

Baca juga: Viral Curhat Wisatawan soal Tarif Parkir Mahal di Malioboro, Dishub Yogyakarta: Lokasinya Ilegal

Baca juga: Update Video Viral Pecel Lele di Malioboro, FKKP: Pedagang yang Nuthuk Harga Tergolong Masih Baru

Amon Djobo tampak tidak peduli dan berjalan meninggalkan staf tersebut usai meluapkan kemarahannya.

Kepada wartawan, Bupati Amon mengakui video yang beredar tersebut adalah dirinya.

Bupati Amon Djobo mengaku kalau ia memang memarahi dua staf Kementerian Sosial yang datang untuk melaporkan terkait bantuan santunan kematian bagi korban bencana Siklon Seroja di wilayah itu.

Halaman
12
Editor: Rizki A
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved