Breaking News:

Virus Corona

Zona Merah di Jateng Naik hingga 11 Kabupaten/Kota, Presiden Beri Peringatan pada Ganjar Pranowo

Zona merah di Jawa Tengah naik hingga 11 wilayah, Presiden Joko Widodo beri peringatan pada Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo. Apa pesannya?

Editor: Ronna Qurrata Ayun
Tribun Jateng/Hermawan Handaka
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat meninjau persiapan penyekatan pemudik di Gerbang Tol Kalikangkung Semarang, Selasa (4/5/21). Penyekatan mulai diberlakukan Rabu, 5 Mei 2021 di beberapa titik jalan utama menuju Jawa Tengah baik jalan tol, jalur pantura dan jalur tikus memasuki wilayah Jawa Tengah. Pemudik akan dipaksa putar balik ke kota tujuan jika nekat tetap akan mudik. 

Untuk itu, seluruh kepala daerah di wilayah Jawa Tengah harus memiliki sensitivitas dalam membuat kebijakan dengan cara mengetahui posisi rasio-rasio yang mesti dihitung setiap hari.

Rasio yang dimaksud antara lain seperti keterisian tempat tidur atau BOR, angka kematian dan kesembuhan, hingga data epidemiologisnya.

“Maka beliau (Jokowi) sampaikan, untuk PPKM Mikronya di-manage beneran ya, sehingga kalau ada terjadi sesuatu, kunci di situ.”

“Di sisi hilirnya disiapkan betul nakesnya, rumah sakitnya dan sebagainya,” kata Ganjar.

Lebih lanjut, Ganjar mengatakan, apabila daerah-daerah yang berstatus zona merah mengalami kesulitan, ada TNI Polri yang siap membantu.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. (Dok Humas Jateng)

“Kalau itu sulit, Pak Presiden sudah perintahkan ada TNI Polri yang nanti akan membantu dan tadi ada Panglima ada Kapolri.”

“Maka kita diminta untuk berikhtiar pada wilayah masing-masing untuk menjaga,” tegasnya.

Gubernur Jateng itu menyebut, ada satu pesan penting yang disampaikan Jokowi, yakni terkait kesadaran masyarakat untuk disiplin protokol kesehatan, terutama menggunakan masker.

“Pesan beliau satu sebenarnya yang paling penting, ini lho (masker), kalau ini (masker) terus masyarakat sadar dipakai, ini sudah membantu cukup banyak,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah daerah juga diminta untuk tidak hanya tegas membuat kebijakan tapi sekaligus masif dalam edukasi.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved