Breaking News:

Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Indonesia Hadapi Dominasi Varian Baru Virus Corona

Juru Bicara COVID-19 dari Kemenkes, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid mengatakan, jumlah kasus Covid-19 kini didominasi varian baru corona.

Editor: Rizki A
TRIBUNNEWS/JEPRIMA
Ilustrasi melonjaknya kasus Covid-19. Juru Bicara COVID-19 dari Kemenkes, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid mengatakan, jumlah kasus Covid-19 kini didominasi varian baru corona. 

"Saat ini ditemukan 45 kasus dari hasil survellains," ujar Nadia.

Varian kedua yang perlu diwaspadai adalah varian Beta atau sebelumnya disebut varian Afrika B.1351.

Disampaikan Nadia, varian ini meningkatkan tingkat keparahan penyakit.

"Jadi gampang terinfeksi dan cepat sekali menjadi berat," jelas Nadia.

Varian ini sudah ditemukan di Indonesia sebanyak 6 kasus. Sementara untuk varian Delta, telah ditemukan 151 kasus.

Ia memaparkan, selain DKI Jakarta dan Jawa Tengah, ada 6 provinsi lain yang melaporkan temuan varian yang berasal dari India ini yakni Jawa Barat, Banten, Gorontalo, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Sumatera Selatan.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi, dalam press conference virtual bertajuk 'Update Whole Genome Sequencing' yang digelar Kementerian Kesehatan, Selasa (4/5/2021) siang.
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi, dalam press conference virtual bertajuk 'Update Whole Genome Sequencing' yang digelar Kementerian Kesehatan, Selasa (4/5/2021) siang. (capture zoom meeting)

"Delapan provinsi tadi sudah melaporkan ada varian Delta dan yang terbanyak ada di DKI Jakarta dan Jawa Tengah," ungkap perempuan yang juga menjabat Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Ditjen P2P Kementerian Kesehatan ini.

Varian Delta ini dilaporkan memiliki tingkat penularan 3-4 lebih cepat daripada varian Alfa asal Inggris.

"Varian Alfa memiliki tingkat penularan 6-7 kali lebih cepat dari varian aslinya, yakni Wuhan. Sementara ini. varian Delta 3-4 kali lebih cepat daripada varian Alfa. Jadi varian Delta ini memang dilaporkan merupakan salah satu faktor kejadian melonjaknya kasus Covid-19 di India," terang dr.Nadia.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kasua Varian Asli Wuhan Menurun, Indonesia Kini Hadapi Varian Baru Corona

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved