Rabu, 29 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Euro 2020

Laga Italia vs Spanyol di Semifinal Euro 2020 Jadi Ajang Duel Dua Pivot Andalan Masing-masing

Dalam laga Spanyol vs Italia di Euro 2021 dini hari nanti, Koke-Pedri-Busquets akan berhadapan dengan Jorginho-Barella-Veratti 

Jose Manuel Vidal / POOL / AFP
Gelandang Spanyol Sergio Busquets melakukan pemanasan sebelum pertandingan sepak bola Grup E UEFA EURO 2020 antara Slovakia dan Spanyol di Stadion La Cartuja di Seville pada 23 Juni 2021. 

Evolusi takik pun terjadi di Italia, pionirnya? Fransesco di Azerbi, yang baru saja hengkang ke Shahktar Donetsk dari Sassuolo.

Di Azerbi adalah pria yang menghadiri kelas khusus yang diadakan Bayern Munchen yang saat itu dihadiri Guardiola, ia juga sempat menjadi asisten dari Marcelo Bielsa di Marsille.

Perubahan itu kemudian dibawanya di Italia, beberapa mulai berevolusi secara perlahan.

Bertepatan dengan itu, Jorginho yang baru saja datang dari Brasil, memberikan warna tersendiri di lini tengah Hellas Verona saat itu.

Di saat yang sama Marco Veratti sempat memberikan kerancuan di turnamen U-16, apakah dirinya orang Spanyol atau Italia.

Pasalnya, kemampuannya dalam menjaga bola setara dengan Iniesta, kecerdasannya dalam membagi bola menunjukkan ia orang Spanyol di bandingkan Italia.

Gelandang Italia Nicolo Barella mengoper bola selama pertandingan sepak bola babak 16 besar UEFA EURO 2020 antara Italia dan Austria di Stadion Wembley di London pada 26 Juni 2021.
Gelandang Italia Nicolo Barella mengoper bola selama pertandingan sepak bola babak 16 besar UEFA EURO 2020 antara Italia dan Austria di Stadion Wembley di London pada 26 Juni 2021. (Frank Augstein / POOL / AFP)

Kini Jorginho dan Veratti berada di usia yang matang, berangkat ke Euro 2021, nama Nicolo Barella muncul sebagai gelandang elegan Italia.

Sempat diragukan kualitasnya di Inter Milan, Barella menjadi salah satu kunci Italia di lini tengah.

Jika Veratti adalah all around player, maka Veratti adalah yang membelah pertahanan lawan, semua terlihat jelas di laga Italia menghadapi Belgia di Perempat Final.

Lalu apa fungsi Barella? Ia punya tugas menjadi penghubung sekaligus penyeimbang lini tengah Italia, dan menjaga kestabilan dari transisi menyerang ke bertahan atau sebaliknya.

Di kubu Spanyol, Busquets sudah mengunci satu tempat sebagai gelandang sentral dalam permainan, namun pertanyaannya, Siapa yang akan menemaninya dalam skema 4-3-3?

Sejak 2019, Busquets berganti-ganti partner di lini tengah, mulai dari Fabian Ruiz-Saul, Dani Ceballos, Thiago Alcantara, Dani Parejo, Sergi Canales hingga Jose Campana dan Rodri, namun tidak ada yang seimbang di lini tengah Spanyol.

Hingga akhirnya Pedri muncul,sejak di Las Palmas, Luis Enrique adalah penggemarnya.

Pedri bisa menjadi jawaban dari keseimbangan yang dicari di lini tengah Barcelona saat itu, potongan puzzle dari kehadiran de Jong yang cukup eksplosif, harus diberikan keseimbangan pemain dengan daya jelajah tinggi.

Lalu, muncullah Koke, semua orang menghernyitkan dahi bagaimana peran defensif Koke bisa menjadi kunci di Atletico Madrid, tetapi sangat ofensif di Spanyol.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved