Minggu, 17 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Kasus Harian Covid-19 Tembus 40.000, Bagaimana dengan 'Skenario Terburuk' yang Pernah Disebut Luhut?

Angka kasus harian Covid-19 memecahkan rekor tertinggi, lalu bagaimana dengan skenario terburuk yang pernah dilontarkan oleh Luhut Binsar Pandjaitan?

Tayang:
TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN
Menteri Koordinator Kemaritiman RI, Jend. TNI. Purn. Luhut Binsar Pandjaitan. Kasus harian Covid-19 memecahkan rekor tertinggi dan tembus angka 40.000, lalu bagaimana dengan skenario terburuk yang pernah dilontarkan oleh Luhut Binsar Pandjaitan? 

TRIBUNTERNATE.COM - Angka kasus positif Covid-19 di Indonesia masih terus mengalami lonjakan yang signifikan, bahkan memecahkan rekor tertinggi, lalu bagaimana dengan skenario terburuk yang pernah dilontarkan oleh Luhut Binsar Pandjaitan?

Bahkan, kasus harian Covid-19 Indonesia kembali memecahkan rekor pada Senin (12/7/2021).

Berdasarkan data di laman covid19.go.id, tambahan kasus positif Covid-19 di Indonesia mencapai 40.427 per Senin.

Jumlah tersebut merupakan yang tertinggi sejak pandemi melanda Indonesia pada Maret 2020 lalu.

Sehingga, total kasus Covid-19 terkonfirmasi hingga Senin (12/7/2021) mencapai angka 2.567.630.

Sementara itu, sebanyak 34.754 pasien dinyatakan sembuh dan 891 lainnya meninggal dunia dalam 24 jam terakhir.

Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi sekaligus Penanggungjawab Pelaksanaan PPKM Darurat, Luhut Binsar Pandjaitan, pernah mengungkapan pemerintah telah menyiapkan skenario terburuk jika kasus Covid-19 di Indonesia tembus angka 40 ribu atau 50 ribu per hari.

"Sekarang kami sudah buat skenario bagaimana kalau kasusnya 40 ribu (per hari)."

Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan dalam konferensi pers virtual, Sabtu (3/7/2021).
Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan dalam konferensi pers virtual, Sabtu (3/7/2021). (Tribunnews.com/Rina Ayu)

"Jadi kita sudah hitung worst case scenario. lebih dari 40.000," kata Luhut dalam konferensi pers virtual yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (6/7/2021) lalu, dilansir Tribunnews.

Baca juga: Kritik Pernyataan Luhut, Fadli Zon: Mobilitas Rakyat Dibatasi Ketat, TKA China Bisa Melenggang

Baca juga: Luhut Pernah Sebut Sudah Siapkan Skenario Terburuk Jika Kasus Covid-19 Tembus 40 Ribu, Apa Saja?

Baca juga: Laporan Tim LawanCovid-19: 451 Penderita Meninggal Dunia Saat Jalani Isolasi Mandiri

Luhut mengungkapkan, skenario terburuk yang telah disiapkan adalah perkara pasokan oksigen, ketersediaan obat, dan ketersediaan fasilitas kesehatan, seperti rumah sakit untuk penanganan pasien Covid-19.

Untuk fasilitas kesehatan, pemerintah telah menyiapkan sejumlah tempat perawatan darurat.

Diantaranya adalah asrama haji Pondok Gede, Jakarta Timur dan tenda darurat yang didirikan TNI atau Polri di sejumlah wilayah.

"Bagaimana tadi suplai oksigen, bagaimana suplai obat, bagaimana suplai Rumah Sakit, semua sudah kami hitung," ungkapnya.

"Jadi semua kekuatan saya kira kita kerahkan. jadi jangan ada yang menganggap under estimate bahwa Indonesia ini tidak bisa mengatasi. Sampai hari ini yes," lanjutnya.

Tak hanya itu, Luhut mengatakan pemerintah telah menjalin komunikasi dengan China dan Singapura terkait bantuan yang dibutuhkan jika kasus Covid-19 di Indonesia semakin melonjak.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved