Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Idul Adha 2021

8 Amalan Sunah di Hari Idul Adha, Tidak Makan Sebelum Salat Id hingga Pilih Hewan Kurban Terbaik

Berikut 8 amalan sunah yang biasa dilakukan Nabi Muhammad SAW di Hari Idul Adha, tidak makan sebelum salat Id hingga memilih hewan kurban terbaik.

TRIBUN JABAR/ZELPHI
ILUSTRASI Hari Raya Idul Adha - Amalan sunah di Hari Raya Idul Adha. Dalam foto: Petugas Dewan Kemakmuran Masjid Besar Tanjungsari mengumpulkan koran bekas jamaah usai salat Idul Adha di Alun-alun Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Jumat (31/07/2020). 

"Berangkat bareng sambil berjalan, jalan yang dimaksud ini jika tempat salatnya dekat dengan kediaman antum," tutur Adi Hidayat.

5. Salat Id di tempat yang luas dan terbuka

Imam Abu Hamid Al Ghazali dalam kitab Ihya' Ulumuddin berkata:

"Disukai melaksanakan salat Id di tanah yang luas, kecuali di Mekah dan Baitul Maqdis. Sekiranya hari itu hujan, tidak mengapa melaksanakannya di Masjid. Dan dibolehkan pada hari yang sangat panas berdebu, imam menyuruh seorang laki-laki untuk salat Id bersama orang-orang lemah di Masjid, sementara ia keluar ke tanah lapang bersama orang-orang yang kuat seraya bertakbir."

Dalam hadis sahih riwayat Imam Al Bukhari dan Muslim, Nabi bersabda:

"Dan dari Abu Sa'id Al Khudri Radiyallahu Anhu, ia berkata, 'Adalah Rasulullah Sallallahu Alaihi wa Sallam, beliau keluar pada hari Idul Fitri dan Adha ke Musala. Dan yang pertama kali beliau lakukan adalah salat."

Yang dimaksud Musala dalam hadis tersebut adalah tanah lapang yang terletak di pintu masuk Madinah sebelah timur.

Sedangkan yang dimaksud 'yang pertama kali dilakukan adalah salat', yaitu Nabi Muhammad tidak memulai dengan khotbah terlebih dahulu.

Baca juga: Jangan Kalap! Ini 5 Dampak Buruk yang Terjadi Jika Konsumsi Daging Berlebihan di Momen Idul Adha

Baca juga: Pemerintah Resmi Larang Shalat Idul Adha di Wilayah yang Berlakukan PPKM Darurat

6. Tunaikan Salat Id di awal waktu

Mengacu pada sunah Nabi, penunaian salat Idul Adha sebaiknya dilakukan di awal waktu.

"Nabi biasa mengimami (salat Idul Adha) di awal Dhuha, sunah Nabi Anda kerjakan persis seperti itu, maka pahala buat Anda," kata Adi Hidayat.

Menurut penjelasan Ustaz Adi Hidayat, sunah Nabi yang demikian itu dilakukan untuk mempermudah umat.

Di mana salat Id bisa selesai lebih cepat, sehingga hewan kurban bisa segera disembelih dan dinikmati tanpa menunggu lama.

"Sunah Nabi, kelihatan sederhana tapi ini penting, dan ini akan berdampak pada bagian-bagian yang lainnya,"

7. Ambil jalan berbeda sepulang dari Salat Id

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved