Idul Adha 2021
Memasuki Hari Tasyrik, Ini 4 Amalan Sunah yang Dianjurkan di 3 Hari setelah Hari Raya Idul Adha
Berikut penjelasan M Hasbullah Agus Sumarno, Penyuluh Agama Islam Kemenag Surakarta tentang 4 amalan yang dianjurkan pada hari tasyrik usai Idul Adha.
TRIBUNTERNATE.COM - Hari ini, Rabu (21/7/2021), umat Muslim di seluruh dunia telah memasuki hari tasyrik usai Hari Raya Idul Adha 1442 H/2021.
Hari tasyrik merupakan hari ke-11, 12, dan 13 di bulan Zulhijah di mana umat Islam diharamkan untuk berpuasa.
Tiga hari tasyrik ini adalah hari di mana umat Islam disunahkan untuk menyembelih hewan kurban dan menikmatinya.
Larangan puasa di hari tasyrik juga dijelaskan dalam Buku Panduan Lengkap Ibadah Muslimah.
Dalam buku tersebut, Ustaz Muhammad Syukron Maksum menjelaskan tentang larangan puasa di hari tasyrik.
Sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA mengatakan:
"Bahwasanya Rasulullah Saw. mengutus Abdullah Bin Hudzafah berkeliling Mina untuk menyampaikan: Janganlah kamu berpuasa pada hari ini, karena ia merupakan hari makan minum dan mengingat Allah Azza wa Jalla." (HR. Ahmad)
Dengan demikian, seseorang yang biasa melakukan puasa sunah Senin-Kamis atau puasa Daud, dilarang berpuasa ketika bertepatan dengan hari tasyrik.
Baca juga: Ini Cara Menyimpan Daging Kurban untuk Dibekukan Menurut Pakar IPB, Pastikan Daging Sehat dan Bersih
Baca juga: Jalin Silaturahmi dengan Kerabat, Ini 60 Ucapan Selamat Idul Adha 2021 Bahasa Inggris dan Indonesia

Setelah tanggal 13 Zulhijah, umat Muslim baru bisa kembali menjalankan ibadah puasa sunah.
Mengutip tayangan Tanya Ustaz di kanal YouTube Tribunnews, berikut penjelasan M Hasbullah Agus Sumarno, Penyuluh Agama Islam Kemenag Surakarta tentang empat amalan yang dianjurkan pada hari tasyrik.
1. Memperbanyak Syukur Nikmat
Apa pun yang diberi oleh Allah Swt. adalah karunia, baik hal yang sifatnya kesehatan maupun kekayaan.
Hal tersebut sesuai dengan firman Allah Swt.:
وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِى لَشَدِيدٌ
Wa iż ta`ażżana rabbukum la`in syakartum la`azīdannakum wa la`ing kafartum inna 'ażābī lasyadīd