Breaking News:

Polisi Tolak Laporan Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Pegawai KPI, Ini Alasannya

Polda Metro Jaya menolak laporan yang dilayangkan oleh pelaku pelecehan seksual terhadap seorang pegawai Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), MS.

Editor: Rohmana Kurniandari
YouTube/KompasTV
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus - Polisi menolak laporan terduga pelaku pelecehan seksual pegawai KPI. 

TRIBUNTERNATE.COM - Terduga pelaku pelecehan seksual terhadap MS, seorang pegawai Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat melaporkan balik sang korban ke polisi.

Namun, Polda Metro Jaya menolak laporan yang dilayangkan oleh sang pelaku. 

Laporan itu dilayangkan EO dan RT yang mensomasi beberapa akun media sosial yang mencemarkan nama baik para terduga pelaku.

Meski begitu, keduanya masih menjalani proses hukum Polres Metro Jakarta Pusat melalui laporan yang dilayangkan MS pada 1 September 2021 lalu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, pihaknya menolak laporan EO dan RT lantaran keduanya masih berproses hukum dalam kasus pelecehan seksual dan perundungan yang menjeratnya.

Untuk itu, pihaknya akan terlebih dahulu menyidik kasus yang tengah berjalan itu.

"Misalnya saya dituduh mencuri, ini lagi diproses polisi tapi tiba-tiba saya enggak terima laporan lainnya. Saya laporkan pencemaran nama baik, boleh enggak? Ini kan belum selesai masalah yang satu," kata Yusri, Jumat (9/9/2021).

Baca juga: Profil Agung Suprio: Ketua KPI yang Tinggalkan Mata Najwa, Bolehkan Saipul Jamil Tampil Guna Edukasi

Baca juga: Korban Kasus Dugaan Pelecehan di KPI Kecewa Terduga Pelaku Belum Juga Dijatuhi Sanksi

Yusri beralasan, kasus menjerat EO dan RT harus diselesaikan terlebih dahulu.

Apabila hasil penyelidikan terhadap keduanya terbukti tidak melakukan pidana, polisi baru bisa menerima laporan baru seperti yang dilayangkan.

"Jadi yang pertama dulu kita selesaikan. Apabila kasusnya berlanjut dan diputuskan bersalah, bagaimana mungkin dia melaporkan pencemaran nama baik, karena sudah bersalah?" jelas Yusri.

Baca juga: Sempat Tuai Kontroversi, Kini KPI Bolehkan Saipul Jamil Tampil di TV Hanya untuk Kepentingan Edukasi

Baca juga: KPI Diminta Libatkan Pihak Eksternal untuk Investigasi Kasus Pelecehan Seksual MS

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved