Breaking News:

Kabar Artis

Direktur RS PON Sebut Tak Ada Hubungan antara Pendarahan Otak Tukul Arwana dengan Vaksin Covid-19

Beberapa hari sebelum mengalami pendarahan otak, Tukul Arwana divaksin Covid-19. Apakah itu ada hubungannya? Simak penjelasan Direktur RS PON.

Editor: Rizki A
Tribunnews.com/Lendy Ramadhan
Pelawak Tukul Arwana saat ditemui di gedung stasiun televisi swasta, Jalan Kapt. Tendean, Jakarta Selatan, Senin (2/7/2018). TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN 

TRIBUNTERNATE.COM - Presenter sekaligus komedian Tukul Arwana dikabarkan mengalami pendarahan di otak hingga harus dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (PON), Cawang, Jakarta Timur.

Tukul Arwana dibawa ke rumah sakit pada Rabu (22/9/2021) sekitar pukul 19.00 WIB.

Akibat pendarahan otak ini, Tukul Arwana harus menjalani operasi.

Namun, banyak spekulasi yang menduga bahwa pendarahan otak yang dialami oleh Tukul Arwana diakibatkan oleh vaksin Covid-19.

Sebelumnya, Tukul Arwana memang sempat mendapat suntik vaksin Covid-19 lima hari lalu.

Menanggapi hal ini, pihak Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON) membantah keterkaitan hubungan antara pendarahan otak dan Vaksin Covid-19.

"Berkaitan dengan beberapa berita yang beredar, ada hubungan kah antara stroke pendarahan dengan vaksin? Tidak ada," ujar Direktur Utama RS PON, Dokter Mursyid Bustami dalam jumpa virtual bersama awak media, Jumat (24/9/2021).

Baca juga: Meski Sudah Memaafkan, Atta Halilintar Tetap Ingin Lanjutkan Proses Hukum terhadap Savas

Baca juga: Muncul Klaster Covid-19 di Sekolah yang Gelar PTM, Seberapa Besar Risiko Anak yang Terkena Covid-19?

Baca juga: Parlemen AS Setujui Kucuran Dana Sebesar 1 Miliar Dolar AS untuk Iron Dome Israel

Pelawak Tukul Arwana berikan keterangan mengenai tim jagoannya dalam event Piala Dunia 2018. Ia mengaku menjagokan Argentina dalam event tersebut. Hal itu diakuinya saat ditemui di gedung stasiun televisi swasta, Jalan Kapt. Tendean, Jakarta Selatan, Senin (2/7/2018). TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN
Pelawak Tukul Arwana berikan keterangan mengenai tim jagoannya dalam event Piala Dunia 2018. Ia mengaku menjagokan Argentina dalam event tersebut. Hal itu diakuinya saat ditemui di gedung stasiun televisi swasta, Jalan Kapt. Tendean, Jakarta Selatan, Senin (2/7/2018). TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN (TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN)

Mursyid Bustami menegaskan bahwa belum ada penelitian ilmiah mengenai risiko terjadinya stroke pendarahan akibat vaksin.

Selain itu, Mursyid menyebut belum pernah ada kasus pasien yang mengalami pendarahan otak usai mendapatkan suntikan vaksin covid-19.

"Kami tidak pernah menerima pasien pasca vaksin itu mengalami stroke, dari beberapa laporan yang kami dapatkan dari teman-teman spesialis syaraf, juga tidak ada pasien yang mengalami stroke setelah vaksin," lanjut Mursyid Bustami.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved