Jumat, 12 Juni 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Terkini Internasional

Parlemen AS Setujui Kucuran Dana Sebesar 1 Miliar Dolar AS untuk Iron Dome Israel

Anggota parlemen AS menyalakan lampu hijau terhadap kucuran dana sebesar 1 miliar dolar AS untuk memasok sistem pertahanan rudal Iron Dome Israel.

Tayang:
AFP via thenationalnews.com
Sebuah roket yang diluncurkan dari Gaza dicegat oleh sistem pertahanan udara Iron Dome Israel. Pada Kamis (23/9/2021) kemarin, anggota parlemen AS menyalakan lampu hijau terhadap kucuran dana sebesar 1 miliar dolar AS atau setara Rp14,2 triliun untuk memasok sistem pertahanan rudal Iron Dome Israel, 

TRIBUNTERNATE.COM - Di tengah konflik berlarut-larut yang terjadi antara Israel dan Palestina, sebuah inovasi teknologi bernama Iron Dome menjadi sorotan.

Selain kecanggihan teknologinya, Iron Dome Israel juga diperbincangkan berkat adanya sokongan dana dan dukungan dari Amerika Serikat.

Pada Kamis (23/9/2021) kemarin, anggota parlemen AS menyalakan lampu hijau terhadap kucuran dana sebesar 1 miliar dolar AS atau setara Rp14,2 triliun untuk memasok sistem pertahanan rudal Iron Dome Israel.

Dikutip dari Channel News Asia, sebelumnya, pendanaan ini secara kontroversial dicabut dari rancangan undang-undang (RUU) terpisah menyusul adanya penolakan dari sayap kiri Demokrat.

Dana itu awalnya akan dimasukkan ke undang-undang yang membahas tentang penutupan pemerintahan (government shutdown) dan potensi krisis utang pada Oktober.

Namun, kelompok progresif di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS yang dikendalikan Demokrat mengatakan mereka akan menahan uang itu, kecuali istilah 'dana Iron Dome' disematkan.

Kucuran dana itu akhirnya disetujui dengan mulus dalam keputusan parlemen, dengan jumlah suara 420-9.

"Pengesahan RUU ini mencerminkan persatuan besar di Kongres ... untuk keamanan Israel," kata Nancy Pelosi, pemimpin Demokrat DPR, dalam sebuah pidatonya.

"Bantuan ke Israel sangat penting, karena keamanan Israel merupakan keharusan bagi keamanan Amerika," lanjutnya.

Baca juga: Klaim Kasus Covid-19 Menurun, Indonesia Berusaha Bujuk Arab Saudi Buka Pintu Umrah

Baca juga: ICW Desak Jokowi untuk Ambil Sikap dalam Polemik TWK KPK, Ini 10 Alasannya

Baca juga: Novel Baswedan: Pimpinan KPK Barangkali Merasa di Atas Pemerintah

Diketahui, Iron Dome telah menghancurkan ribuan roket jarak pendek dan peluru yang diluncurkan oleh gerilyawan Hamas dari Gaza sebelum menghantam daerah-daerah berpenduduk, kata para pejabat Israel

Proyek Ini telah didukung oleh Amerika Serikat sejak diluncurkan satu dekade lalu dengan nilai 1,6 miliar dolar AS, menurut Congressional Research Service.

Langkah kelompok progresif di DPR AS telah membuat marah anggota kedua partai, Partai Republik dan Partai Demokrat.

Partai Republik Kevin McCarthy mencela hal yang ia sebut sebagai kapitulasi Demokrat untuk "pengaruh anti-Semit dari anggota radikal mereka" itu.

Dean Phillips, seorang anggota kongres fraksi Partai Demokrat dari Minnesota, menge-tweet bahwa dia "tidak percaya" rekan-rekannya akan keberatan membela "salah satu sekutu terpenting AS dan satu-satunya negara Yahudi di dunia" dari roket Hamas.

Perdana Menteri Israel Naftali Bennett berterima kasih kepada kedua belah pihak atas komitmen mereka terhadap keamanan negara, dan kepada rakyat Amerika atas "persahabatan setia"-nya.

Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved